SELAMAT HARI IBU

Sejujurnya, saya bukanlah orang yang pintar merangkai kata untuk menggambarkan sosok wanita yang sudah dengan susah payah mengandung saya selama 9 bulan 4 hari, melahirkan saya ke dunia, mengelap eek saya padahal dia sedang makan dan dengan senantiasa mendoakan saya, adik dan ayah disetiap sholatnya, dialah Ibu. Untuk menggambarkan sosoknya, akan saya tuliskan beberapa dialog…

Bekal Dari Ibu

Tanpa sengaja, tadi pagi saya mendengarkan pembicaraan seorang ibu ke teman yang ada di sebelahnya yang sama-sama menjadi penumpang bis berwarna ungu jurusan Lebak Bulus – Depok. Bukan niat ingin mendengarkan, hanya saja, posisi duduk ibu-ibu ini tepat dibelakang saya. Makanya itu , terdengarlah oleh saya percakapan ibu-ibu ini. Topik yang dibahas mereka sama seperti…

Akhirnya Ibu Melek Juga !

Dulu, ibu saya berkata ‘bang, kalau ludah sudah dibuang, jangan dijilat lagi. Jorok!’. Sepertinya sekarang, ungkapan itu harus saya balikin lagi ke ibu saya. Memang sih, kok terkesan kurang ajar. Tapi, mau bagaimana lagi? Toh, ibu saya seperti itu sekarang ini.