Serunya Kopdar Malam Itu

Beberapa hari yang lalu, Ivan Prakasa, blogger asal Indonesia yang kini sedang merampungkan pendidikan S2 nya di Jepang, sedang menghabiskan masa liburannya di Jakarta. Karena jauh-jauh hari saya sudah mengetahui kalau Ivan bakal ke Jakarta, sebuah janji pun dibuat untuk bertemu secara langsung. Pasalnya, selama ini kami hanya berinteraksi melalui jejaring sosial, dan whatsapp.

Janji itu pun dibuat dalam rangka ingin merealisasikan apa yang pernah kami omongin di whatsapp. Yaitu, bergabung di Kopdar JakartaΒ !

Syarat untuk bergabung menjadi penghuni Kopdar Jakarta, adalah bertemu/kopdar bersama para “juru kunci” kojak itu sendiri. Yah, minimal 3 orang lah. Berhubung kala itu saya tak ada nyali untuk bertemu mereka-mereka itu, saya pun mengutarakan kepada Ivan akan bertemu mimid momodnya berbarengan sama Ivan saja. Ivan pun mengiyakan. Makanya itu, bertemu mereka itu berbarengan dengan kopdar bersama Ivan.

Singkat cerita …

Hari Senin, 6 Agustus 2012, Ivan menghubungi saya via whatsapp kalau iya akan bertemu sekaligus kopdar bersama mimid momodnya kojak esok harinya di salah satu mall di kawasan Jakarta Selatan. Karena kala itu jadwal saya kosong, ajakan Ivan pun saya iyakan.

Selasa, 07 Agustus 2012 .

Pagi harinya Ivan memberitahukan kepada saya kalau iya akan ke mall itu dari jam 11 siang. Saya tidak tahu apa yang Ivan lakukan dijam segitu di dalam mall itu. Saya rasa mengakrabkan diri kali, ya. Tapi, entahlah. Saya janji ke Ivan akan sampai ke mall itu sekitar pukul setengah 5 sore.

Pukul 15:00 WIB saya keluar dari rumah untuk mengejar commuterline pukul 15:30 WIB. Tapi, kenyataannya berkata lain. Commuterline yang saya tumpangi mengalami gangguan. 15 menit kemudian commuterline kembali berfungi. Pejalanan pun dilanjutkan.

30 menit kemudian saya sampai di stasiun Palmerah. Ternyata disitu sudah padat akan kendaraan. Ojek saya sampai bingung mau menembus jalan yang mana sangking rapatnya.

Yah, sekitar pukul 17.00 WIB saya pun sampai di depan mall tersebut, dan tidak langsung menghampiri Ivan yang sudah lama menunggu. Melainkan saya melipir ke mesjid untuk melaksanakan sholat ashar.

Selesai sholat, baru deh saya menghampiri Ivan di sebuah cafe yang sepi pengunjungnya. Ivan duduk dipojokan sambil sibuk membereskan pesenan orang-orang yang menitip sesuatu ke dia.

Sembari menunggu yang lain dan menunggu waktu berbuka, yang kami lakukan adalah ngobrol ngalur ngidul. Mana si Ivan sempat-sempatnya mengukur tinggi saya lagi. sigh. Ivan pun menceritakan kehidupannya selama di Jepang.

Ngobrol-ngobrol, eh, waktu berbuka pun tiba. Saya minum sebotol air mineral, lalu bergegas meninggalkan Ivan untuk melaksanakan sholat maghrib. Balik lagi ke cafe itu setelah melaksanakan sholat maghrib, ngga tahunya 1 juru kunci kopdar Jakarta sudah hadir dan berbincang-bincang dengan Ivan. Juru kunci (momod) itu adalah Kak Dimas Novriandi.

Hooreeeee.. Saya ketemu orang terkenal. Horeeee… Ah, yang ga kenal sama Kak Dimas, pasti jarang nonton TV, deh. Hihihi *digeplak Kak Dimas*

Kak Dimas ini orangnya baik. Baik karena mau berbagi cerita. Ga sombong gitu. Kadang kan ada orang yang udah terkenal, kalau ketemu orang baru, pasti sok. Nah, Kak Dimas itu jauh deh dari sifat seperti itu.

Tak lama kemudian, muncul sosok blogger yang tulisan-tulisannya sangat saya kagumi. Dan, dia adalah Mas Applaus Romanus. Mas Applaus ini orangnya juga baik. Dan, beliau mau berbagi soal kehidupannya dia ketika sekolah dulu. Mendengar ceritanya seru dan bikin gregetan. Ada gitu orang yang tamat SMA langsung kabur ke Australia, padahal beberapa hari lagi akan melaksanakan semacam SPMB. Gila, kan? Nah, itu tuh Mas Applaus. Ternyata, eh, ternyata, Mas Applaus ini adalah senior dari Mas Donny Verdiant. Pantes.

Sembari ngobrol sama Kak Dimas dan Mas Applaus, kami pun mencicipi coklat yang dibawa Ivan dari Jepang. Lumayanlah, ada cemilan gratis. Secara, mau mesen cemilan di cafe itu harganya ngga saya banget. Hahaha πŸ˜† . Sebelum ngemil, saya isi perut dulu dengan seporsi nasi goreng yang lumayan enak.

Porsinya Passss!
Kit Kat Green Tea Dari Ivan. Horay !
Cemilan Lain Dari Ivan. Thank you, Van

 

Semakin malam, satu persatu juri kunci yang cantik-cantik pun hadir. Dimulai dari Kak Dita Firdiana, blogger yang juga dokter gigi, yang Β malam itu datang bersama pasangannya. Gila ya, hidung pacaranya Kak Dita mancungnya ga nyantai. Sebagai pemilik hidup pesek, saya pun jadinya minder. Allah. *sungkem Kak Dita*

Tak lama setelah Kak Dita dan pacarnya hadir, datanglah sosok wanita (yang terlihat masih) muda, ChicMe atau Kak Cici atau Makcik. Narablog tahu personel SNSD yang bernama Yuri? Nah, Makcik ini (cukup) mirip sama Yuri itu. Serius. *berharap dibawain pempek dari Palembang sama Makcik*

Kalau dihitung-hitung, mimid/momod yang hadir sudah 3 orang. Bisa dikatakan cukup. Tapi, masih ada yang kurang. “bintang” dari momod/mimid ini belum menampakkan batang hidungnya. Siapa lagi bukan Chikastuff (Chika Nadia). Kurang lengkap rasanya kalau tak bertemu langsung dengan dengan Kak Chika. Berasa ada yang kurang. Kurang gigitlah.

Bidadari Kopdar Jakarta : Kak Dita, Kak Chika, Makcik

Tak lama kemudian, sosok yang ditunggu hadir juga. Dengan menggenggam obat maag , Kak Chika pun menghampiri kami.

Ternyata, yang ada di foto sama aslinya ga ada bedanya. Sama-samaΒ chubby,Β dan menggemaskan. Kalau Kak Chika bayi, pasti habis pipinya ku cubitin. Hehehe. Bercanda. *salim*

Sebenarnya personel mimid/momodnya Kopdar Jakarta masih kurang 1. Yaitu Kak Imam.

Sembari menunggu Kak Imam, kami semua pun mengobrol bersama. 1 yang pasti. Kak Chika ini orangnya rame. Seru. Dari 4 mimid/momod yang sudah hadir, Kak Chika lah yang paling rame. Tapi, seru.

Fans berat SuJu ini tak habis-habisnya membuat kami tertawa terpingkal-pingkal ketika mendengar ceritanya. Yah, ceritanya tak lain tak bukan berkisar soal SUJU. Tapi, ya.. Karena Kak Chika sering ngomongin SUJU di linimasa, saya pun jadi penasaran sama lagu-lagunya SUJU. Akhirnya, saya pun meminta beberapa lagu SUJU ke teman-teman saya yang memang memiliki hobi yang sama seperti Kak Chika.

Eits, bukan berarti yang lain ga seru lho, kaka-kaka. Sumpah, semuanya seru-seru, kok *kedipin mata*

Setelah cukup lama mengobrol, dan ketawa-ketiwi bersama, barulah muncul sosok mimid/momod yang dari tadi ditunggu-tunggu juga. Yaitu, Kak Imam.

Hmmmm.. Kak Imam itu orangnyaaaaaaaaaa… Hmmmmm… Gimana, ya. Hmmmm… Gitu deh, pokoknya. Ga terlalu banyak “buka suara”, soalnya baru bergabung. Bergabungnya pun di menit-menit terakhir. Kalau di linimasa sih, Kak Imam orangnya seru.

Overall,Β acara malam itu seru banget banget nget nget. Kaka-kaka dari Kopdar Jakarta baik-baik. Tidak sombong. Dan, yang pasti lucu-lucu.

Saya pribadi beruntunglah bisa mengenal orang beken seperti mereka-mereka ini secara langsung.

Terima kasih untuk malam itu.

Yang Hadir Kopdar (jepretan : Kak @Aralle)

Aditya Eka Prawira

Bahagia itu sederhana. Mending beri saya 10 helai baju untuk dicuci ketimbang 1 helai baju untuk disetrika :)

More from this author

28 comments

  1. Horeeee akhirnya dibuaaaat! Sini setor emailnya! 😈

    1. sudah aku DM, kak Chik.

  2. AAAKKK NGIRIII!
    Ih beruntung banget kalian bisa kopdar bareng momod mimidnya Kojak yg pada ngehits itu. Bisa mendatangkan Chika, Chic, Dimas, Dita dan Imam sekaligus itu luar biasa.

    Aku udah lama banget pengen gabung Kojak. Sejak jaman baru kenal blog dan Twitter. Tapi seperti gak pede mau ngajak kopdar mereka (–“). Semoga kapan-kapan kalo ke Jakarta lagi, bisa kopdar bareng mereka (–“).

    Aminnn~

    1. ayo, kaka. kalau ke jakarta, ajak aja mereka kopdar πŸ™‚

  3. saya malah tidak tahu kalau itu syaratnya bergabung dengan kopdar Jakarta. hehehe saya hadir kesana ya agendanya bertemu dengan Adit dan Ivan. jadi merasa salah deh.

    Tidak apa apa yang penting saya juga senang bisa berkenalan dengan teman teman boss bossnya kopdar jakarta. Semoga hubungannya bisa semakin baik…

    1. iya, mas. saya tahu kok, kalau mas bertemu saya dan Ivan niatnya untuk silaturahmi. hehe πŸ™‚

      terima kasih sudah menyempatkan untuk hadir dan berbagi ke kami ya, mas πŸ™‚

      kapan kita kopdar lagi?

  4. asiiiik πŸ˜€
    Kitkat grean tea rasanya kayak coklat apa kayak grean tea, Dit? :))
    itu di indonesia belum beredar yak Kitkat-nya?

    1. kayak coklat bercampur sedikit rasa green tea.

      belum, Pur.

  5. Berarti saya gak gaul di dunia maya ya. Cuman tahu satu euy mimin momodnya. Hehehehehe.

    1. siapa itu kak? SIAPA?

      hahaha .. ayok kopdar, yok? *lagi doyan ngajakin semua orang buat kopdaran*

  6. Horeee! Ada warga baru KopdarJakarta lagii! Ayo Chika segera diinvite!

    1. YA ALLAH. MI APAH ADA KAK GOEN DI KOMEN INI? INI KAK GOEN YANG TERSOHOR ITU KAN? πŸ˜†

      *salim dari saya penghuni baru kojak* πŸ™‚

  7. Aditttt kamu pitnah deh….
    Ngapain aku dari jam 11 udah mangkal…
    Aku udah disana stgh 4. Nganter pesenan trus ketemu temen disana… Tolong diklarifikasi agar tidak terjadi salah paham dan persepsi negatif publik. *halah *udah kayak artis konfrensi pers

    1. yeee.. kan kamu yang bilang, dari jam 11 sudah keluar πŸ˜›

  8. Eh, kok saya nggak ada ya?
    Oh..iya ding, ini di Jakarta, bukan di Jayapura πŸ˜†
    Asik ya kopdarnya, makan enak pula πŸ˜€
    Btw, itu Kit Kat Green Teanya gue naksir deh, hahaha…

    1. silahkan hubungin Ivan, Zip πŸ˜†

  9. sepertinya kopdar-nya seru banget ya…dan bidadarinya..sungguh aduhai…hmm hmmm πŸ™‚

    1. itu masih muda-muda, pak. ingat sama yang di sebelah. πŸ˜†

  10. Wah ada Applaus! Hahahaha… nongol juga tuh makhluk!
    Eh Adiitoo, tapi kamu ini kurang ajarrrr.. mana kopdaran kita kok gak ditulis?? :)) Hehehe *joke

    1. katanya nunggu mas Donny ngasih tiket Jkt-Syd dulu

      *pitnah*

  11. wow

    bikin ngiler saja πŸ™‚ kapan Ivan Kopdar Jogja? hehe

  12. waaaahhh.. mantef bener bisa bertemu dengan senior blogger dan sekaligus mimin momon kopdar jakarta.. *ngiri tentu saja* hehehe..

    btw salah kenal yak! sering lihat namanya di komentar dipostingan temen blogger lain tapi baru skrg berkunjung πŸ™‚

    1. hai, Nie. salam kenal dari saya πŸ™‚

  13. Wah, aku padahal pingin banget ikut kopdar ini (demi oleh-oleh) tapi apa daya masih di pelosok Malang. :'(

    1. Kak Brama ceyius mau ngumpul sama anak baru? miapah? huh. Kak Brama dustah, ah.

  14. ijin nyimak lagi niy…

Tinggalkan Balasan