Selamat Berpesta INDONESIA.

LOGO SEA GAMES

Baru tahun ini saya pribadi sangat antusias menyaksikan Pesta Olahraga Asia Tenggara yang rutin dilaksanakan setiap 2 tahun sekali, SEA GAMES.  SEA GAMES itu merupakan singkatan dari SouthEast Asian Games (barangkali masih ada yang belum tahu singkatan dari SEA GAMES). Untuk tahun ini, SEA GAMES dilaksanakan di 2 kota yang ada di Indonesia, Palembang dan Jakata. Sebenarnya, sih, bukan hanya SEA GAMES, pesta olahraga lainnya pun hampir tidak pernah saya saksikan.

Dari dulu, saya memang kurang suka sama acara yang berbau olahraga. Mau itu OLIMPIADE, kek. SEA GAMES, kek atau apalah itu namanya. Bukannya gimana-gimana, emang dasarnya saya tidak suka olahraga, menyaksikannyapun merupakan beban tersendiri buat saya. Saya yang tahun-tahun kemarin memiliki tubuh yang besar, suka males kalau lagi nonton acara begituan ada yang nyeletuk “lihat, tuh.. Badan seharusnya begitu. Jangan besar-besar, ga sehat,”. Duh, males ga sih digituin?

Medali emas yang tidak benar-benar terbuat dari emas. Mereka terbuat dari keringat, tekad, dan hard-untuk-menemukan paduan disebut nyali.
Dan Gable


Khusus untuk SEA GAMES kali ini, rasa malas saya menyaksikannya, dikarenakan rasa pesimis saya yang mendadak muncul kerap kali menyaksikan berita di televisi. Mulai dari berita yang membawa nama Nazarudin terkait kasus wisma atlet, sampai berita tentang kesiapan Indonesia sendiri dalam menyambut perhelatan akbar ini. Bayangkan saja, H-30 banyak arena untuk setiap cabang olahraga yang belum selesai. Sampai H-10, pun, baru beberapa arena olahraga saja yang sudah siap.

Duh, gimana sih?? Sudah mau hari H kok belum pada selesai. Yah, susah deh Indonesia untuk menang,”

Itulah yang ada di benak saya.

Tapi, rasa pesimis saya perlahan-lahan hilang ketika menyaksikan Opening Ceremony . Baru perlahan-lahan, lho, belum 100% hilang. Soalnya, acara pembukaan semegah dan seheboh itu akan terasa percuma kalau Indonesia sendiri tidak bisa menjadi juara. Ga harus juara umum kok, juara 2 saja, jadilah.

Keesokan harinya, saya mencoba untuk menyaksikan setiap pertandingan di televisi. Seru juga melihat para penonton yang sorak-sorai mendukung penuh tim Indonesia disetiap pertandingannya. Dan tumben-tumbenan, pertandingan kali ini menjadi acara favorit saya yang tidak boleh ketinggalan untuk ditonton. Walaupun olahraga favorit saya tidak disiarkan, tak apalah. Toh, cabang olahraga yang disiarkan cukup membuat jantung ini berdegub kencang setiap kali menyaksikannya. Dan, rasa optimisme saya muncul ketika saya mengetahui Indonesia mulai berhasil menjadi juara disetiap cabangnya. Terenyuh hati ini, setiap kali menyaksikan INDONESIA RAYA berkumandang berkat kerja keras para atlet untuk merebut posisi juara.

Dari hari ke hari, berita-berita di televisi pun mulai memuji para atlet Indonesia yang bertarung di SEA GAMES. Dan dengan bangga, para pembawa berita menyebut perolehan medali yang berhasil didapati oleh mereka. Di tambah pula, ketika mengetahui musuh bebuyutan Indonesia, Malaysia, tidak berada di posisi 3 besar.

BANGGA. Sampai hari ke-5, Indonesia sudah berhasil meraih medali lebih dari 80 buah. Optimisme, pun, semakin bertambah selayaknya jumlah medali yang berhasil mereka dapatkan dari hari-ke-harinya. Tanpa ada yang berhasil menyusul posisi pertama, Indonesia terus-menerus memperoleh pujian.

Sampai hari ke-10, sudah bisa dipastikan bahwasanya Indonesia lah yang menjadi Juara Umum SEA GAMES ke-26. Walaupun banyak yang kecewa karena Tim Nasional Indonesia gagal menambah kesempurnaan melawan Malaysia tadi malam. Tak apalah, malah terkesan maruk kalau kita memaksakan Tim-Nas Indonesia harus menang.

Akhirnya, Indonesia berhasil menjadi Juara Umum untuk ke-10 kalinya setelah sebelumnya Indonesia berhasil menjadi Juara Umum di tahun 1977, 1979, 1981, 1983, 1987, 1989, 1991, 1993 dan terakhir 1997, kini di tahun 2011. (sumber: WIKIPEDIA)

Horeeeeeeeee…

Akhir kata,

Terimakasih banyak untuk kalian para atlet yang telah berusaha keras mengharumkan nama bangsa ini. Angkat topi dan salam hormat saya untuk kerja keras kalian. Semoga, ditahun-tahun mendatang, kerja keras dan semangat kalian untuk mengharumkan nama bangsa Indonesia tidak pernah pudar… Terimakasih telah mempersatukan kami semua


Aditya Eka Prawira

Bahagia itu sederhana. Mending beri saya 10 helai baju untuk dicuci ketimbang 1 helai baju untuk disetrika :)

More from this author

11 comments

  1. tetap sedih sih bro, secara bola nya kalah…

    1. Yah, ga papalah. Pemainnya masih muda ini. Masih banyak waktu untuk bebenah menjadi lebih baik 🙂

  2. Hahhah… kebanyakan ngeledekin Malaysia sih… makanya kita kalah.. pokok e salut untuk TIMNAS INDONESIA..
    Vivat Indonesia!!

  3. alhamdulillah..
    ya semoga setelah SEA Games selesai, kasus Dugaan Korupsi Wisma Atlet gak secepatnya ikut2an selesai. #eh

    1. bener banget tuh, acara olahraganya boleh usai, kasus sebelumnya ga boleh ikut selesai

      1. SETUJU. Acara nya boleh selesai tapi kasus wisman atlet nya ga boleh selesai.

  4. Rasanya kok belum lengkap ya, juara umum tanpa medali emas di cabang olahraga.

    1. Malaysia selalu ditekan oleh warga Indonesia, makanya mereka mati-matian ngalahin Indonesia. Coba Indonesia welcome sama Malaysia, pasti bisa menang deh (*mungkin)

Tinggalkan Balasan