Sehat Bersama Sahabat di 20FIT Indonesia

Desember 2014, bertempat di Restaurant Belly Clan, Andien mengumumkan tengah merintis satu usaha yang bergerak di bidang kebugaran. Ia membangun tempat olahraga yang diberi nama 20FIT. Cukup 20 menit sudah bisa disetarakan dengan latihan di pusat kebugaran konvensional selama dua jam. Andien membawa angin segar bagi mereka yang ingin hidup sehat dan bugar tapi tidak punya banyak waktu untuk olahraga, apalagi berlatih di gym.

Saya baru saja merasakan keseruan melakukan aktivitas fisik di 20FIT, Jumat kemarin. Semua itu berkat Linda. Ia tengah mengikuti lomba blog dengan tema #SehatBersama yang dipunyai microgym milik Andien bersama Irfan Wahyudi, Ian Budiman, dan Prianka Bukit.

Kami berlatih di 20FIT kawasan SCBD. Poin penting yang tampaknya dipikirin benar sama sang empunya usaha adalah lokasinya yang strategis. Tidak sulit mencari tempat yang berada di Galeria SCBD LOT 6, Jenderal Sudirman Kav 52-53, Jakarta Selatan ini.

Kami dapat jadwal latihan pukul 18.45. Tiba di sana 20 menit lebih cepat. Dua orang karyawan menyambut kedatangan kami. Satu orang perempuan duduk di bagian receptionist dan satu orang laki-laki tengah bersantai di sofa yang berada di sebelah kanan pintu masuk. Pria itulah yang menjadi personal trainer kami malam itu.

Mereka begitu ramah meski tahu kami datang hanya sekadar trial saja. Setelah mengisi form berisi biodata lengkap dan riwayat penyakit, kami dipersilakan ganti baju khusus berwarna hitam. Dan yang pertama kali menjajal keampuhan alat olahraga berteknologi Electrical Muscle Stimulation (EMS) bernama Miha Bodytec adalah Linda.

Linda in action. Belum ada 5 menit latihan di 20FIT Indonesia, mukanya sudah merah.

Berkat kecanggihan alat inilah para pengguna tak perlu berolahraga terlalu lama. Miha Bodytec akan mengirim impuls listrik ke otot kita melalui pakaian khusus itu yang akan memberikan stimulasi di delapan titik inti di tubuh kita, yang selama ini kerap kita keluhkan. Kayak perut, paha, pinggang, punggung belakang, dada, dan lengan. Ngaku saja kalau bagian itu selalu kalian permasalahkan, ‘kan? Apalagi bagian lengan, memangnya mau bergelambir? Itu lengan apa jengger ayam? Oops! 😆

Alat bernama Miha Bodytech dan alat pendukung lainnya

Melihat raut muka Linda yang memerah padahal baru tiga per empat latihan sempat membuat saya jiper. Sejumlah gerakan yang diberikan harus dilakukan selama Miha Bodytech menyala. Tidak bisa sembarangan minta istirahat sebentar karena kecapaian. Sebab, jika mau hasil yang maksimal, kita harus mampu mendorong diri sendiri untuk melakukan hal yang terasa berat sekali pun.

Gayanya meme-able 😆

Olahraga yang benar seharusnya seperti ini. Dorong sampai tubuh kita benar-benar sudah tidak sanggup lagi melakukannya. Itu kalau kita mau mencapai goals yang diimpikan. Dari kejadian yang menimpa saya setiap kali melakukan aktivitas fisik, jika beristirahat lebih dari 30 detik pasti muncul rasa malas untuk melanjutkan. Berhubung memiliki target yang harus dicapai, saya harus kembali melakukan gerakan yang sulit setelah istirahat sebentar.

Linda berhasil melakukan semua gerakan yang diberikan. Karena sejak awal mengaku jarang sekali olahraga,  personal trainer memberinya gerakan-gerakan yang cukup (terlihat) ringan. Ia diberi bonus getar-getar untuk meningkatkan metabolisme selama lima menit.

Gerakan terlihat mudah. Begitu dicoba capek banget!

Selanjutnya giliran saya. Setelah semua kabel terpasang sempurna di pakaian yang tertempel di tubuh, saya disuruh merasakan terlebih dulu getaran yang dihasilkan dari Miha Bodytech. Saya harus melawan getaran itu dengan mengerjakan semua gerakan yang diberikan. Saya senang malam itu karena diberi gerakan yang cowok banget.

Menit pertama gerakannya masih muda. Gampil. Squats doang. Masalah squats saya tahu posisi yang benar seperti apa. Menit kedua, menit ketiga, sampai menit kelima saya masih bisa berujar segini doang? Yaelah, mana keringatnya? Begitu masuk menit keenam dengan gerakan seolah-olah mengangkat barbel, saya harus cepat-cepat menelan ludah yang sudah terlanjur saya buang. Bangke, getaran semakin kuat ditambah gerakan yang semakin sulit membuat keringat yang awalnya malu menampakan wujud malah muncul satu per satu yang pada akhirnya membanjiri sekujur tubuh.

Latihan di 20FIT benar-benar beda. Jika sehari-hari saya selalu memfokuskan satu titik saja, misal hari Senin latihan punggung belakang, Selasa latihan dada, Rabu latihan kaki dan paha, Kamis latihan tangan, Jumat latihan perut, dan mengulang satu per satu latihan itu, di sini semua otot di latih secara bersamaan. Yang mempermudah proses pembentukan tubuh yang diinginkan.

Untung hari itu saya membawa celana dalam lebih dari satu. Banjir keringat tidak hanya di tubuh bagian atas, tubuh bagian bawah juga terkena dampaknya. Getaran dari Miha Bodytec menghasilkan keringat yang sama seperti keringat yang mengucur ketika ketemu gebetan atau di-cie-cie-in di saat sedang tidak siap. #apeu

Saya pun dapat bonus lima menit. Saya pilih melunturkan lemak-lemak yang masih tersisa banyak di tubuh ini. Coba lemak-lemak ini bisa dibagikan, dengan senang hati akan saya beri. Gratis!

Gerakan-gerakan lain yang saya lakukan

Pelatih kami bernama Angga Setiana. Ia dapat menjelaskan secara detail dengan bahasa sederhana sehingga kami lebih mudah memahaminya. Meski pernah menjadi PT di gym konvensional, bukan berarti dia bisa langsung menjadi PT di 20FIT, lho. Ada kursus dan tesnya. Jika dinyatakan lulus, ia berhak menjadi PT di tempat itu dan mendapat sertifikat resmi.

Saya, Linda, dan personal trainer di 20FIT Indonesia

Dari experience yang saya lakukan bersama Linda, dapat ditarik benang merah bahwa 20FIT adalah tempat yang telah menghilangkan semua alasan orang malas pergi ke pusat kebugaran. Selain waktu latihan yang hanya 20 menit saja.

  1. Tempatnya Cocok bagi siapa saja yang ingin #SehatBersama orang tercinta. Jadwal latihan dapat disesuaikan sehingga bisa lebih fokus karena tidak terlalu ramai. Hanya kamu, orang yang kamu cintai, dan personal trainer.
  2. Tidak perlu bawa handuk, sampo, sabun, dan baju ganti. Semua yang diperlukan sudah disediakan. Lupa bawa sepatu juga tidak masalah. Kaki ayam pun masih bisa melakukan olahraga di sini. Saya dan Linda cukup kaget melihat isi dalaman di kamar mandi. Lengkap banget. Sabun dan sampo standarlah, hampir semua tempat kebugaran pasti punya. Tapi tambahan seperti pembalut dan body lotion, kayaknya baru ada di WC 20FIT
  3. Semua cabang 20FIT tidak ada yang di dalam mall. Ada lahan parkir sendiri. Jadi, tidak perlu repot-repot naik tangga menuju tempat pusat kebugaran seperti yang sering saya lakukan.

Wajar jika sejumlah nama tenar di Indonesia memilih latihan fisik di 20FIT. Sebut saja Zivana Letisha dan suami, pasangan duo idola remaja masa kini Jevin Julian dan Rinni (SoundWaves), Raisa dan sang kakak, masih banyak lagi. Kalau penasaran silakan intip akun Instagram @20_fit.

Saran saya makan dulu 30 sampai 45 menit sebelum latihan. Jangan pernah sekali pun latihan dalam keadaan perut kosong. Itu namanya cari mati. Kalian harus punya energi karena latihan yang tampak ringan ini sebenarnya berat banget. Kalau perut kosong, baru latihan sebentar sudah tepar.

Kedua, jujur sama personal trainer kalau kalian mengidap penyakit tertentu. Mungkin punya riwayat jantung atau sedang pasang ring, sehingga mereka tahu harus melakukan apa. Ketiga, perhatikan asupan makanan sehari-hari yang kalian santap. Latihan ini tidak murah. Jadi jangan main-main. Mentang-mentang Miha Bodytec dapat membakar lemak di tubuh lebih cepat dan lebih banyak, kalian malah makan sembarangan. Proses penurunan berat badan atau pembentukan otot dapat berjalan cepat jika diimbangi dengan pola makan yang sehat pula.


Doakan Linda supaya memenangkan kompetisi ini. Sehingga kami bisa latihan di 20FIT lagi. Target saya adalah menurunkan kadar lemak, menambah massa otot, dan mengecangkan perut. Saya tidak mau obesitas lagi. Pelaku hidup sehat yang pernah obesitas kayak saya pasti punya rasa takut kalau kondisi itu bakal terulang lagi. Maka itu sekarang saya getol sekali olahraga.

Saya tidak mau seperti ini lagi. Ini foto saya tahun 2008

Kalau kami menang, saya janji bakal rajin menulis hasil experience di blog ini. Aamin! Kalian mau juga seperti kami? Coba cari tahu semua informasinya 20FIT First Trial.

20FIT SCBD

Galeria SCBD LOT 6, Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan

(021) 5140-2574

0812-3621-9142

info@20fit.co.id

Aditya Eka Prawira

Bahagia itu sederhana. Mending beri saya 10 helai baju untuk dicuci ketimbang 1 helai baju untuk disetrika :)

More from this author

12 comments

  1. Wah itu disetrum kok sepertinya agak horror ya…

    1. Nggak sakit, kok. Enak malah

  2. Mau ke sini lagiiii

  3. Emang sih yg penting kualitas latiannya ya, bukan lamanya latian …
    Kl diliat2 harganya mahil ya bow … tp kl sebanding, bs dipertimbangin nihhhh :3

    1. Kalau mau ke sana ajak-ajak gw yah

  4. Keren deh.
    Berapa ini biayanya Dit? Cuma ada di SCBD? Ga bisa dipanggil?

    1. Biayanya tergantung mau berapa sesi, Kak. Cek harga di situs mereka langsung saja. Cabang mereka banyak kok. DIpanggil (setahuku) bisa, karena beberapa public figure pernah melakukannya

  5. Ah,

  6. Mantap dit, dah langsing bener.
    Ikutan dong kalau ada undangan atau gratisan ngegym hahaha..

  7. mantap gan, gymnya bahagia sederhana hehe

  8. Guys, gua ada sisa 8x paket 20FIT. Kalo ada yang minat buat over contract, bisa japri yah… #izinlapakgan

    1. Dear mbak Mely, kalau minat japri kemana ya? Thx

Tinggalkan Balasan