keluarga bebas panik dan betadine

Tersiksa karena Sakit Tenggorokan Kayak Datang Bulan

Menekuni profesi sebagai jurnalis kesehatan bukan berarti tubuh saya kebal akan paparan virus maupun bakteri. Ringkih banget juga enggak. Namun, penyakit kayak sakit tenggorokan, sariawan, dan batuk, mudah banget menyerang tubuh saya setiap bulannya.

Paling nggak enak kalau tubuh harus menerima kedatangan mereka. Benar-benar mengganggu. Apalagi buat saya, yang sudah beberapa bulan ini ditempatkan di kantor, yang kerjanya harus menghubungi dokter untuk minta penjelasan suatu penyakit. Kalau sudah sakit tenggorokan dan sariawan, susah banget buat ngomong lancar. Selalu terbata-bata, sampai pada akhirnya wawancara harus dilakukan via pesan singkat. Belum lagi saat makan, nggak usah ditanya seberapa besar rasa tidak nyamannya itu.

Berdasarkan penjelasan di Alodokter.com, sakit tenggorokan terjadi karena infeksi bakteri atau virus pada saluran pernapasan atas. Menderita banget kalau sudah sakit tenggorokan, bukan hanya sulit bicara dan makan, terkadang suka disertai juga dengan sakit kepala, hidung beringus, dan gatal di tenggorokan.

Kalau sudah seperti ini, biasanya saya mulai picky terhadap makanan. Makanan yang berminyak sudah jelas tidak, makan makanan berkuah dan enaknya kalau disantap lagi panas-panasnya juga tidak. Satu-satunya cara agar tetap dapat makan di saat sakit tenggorokan melanda adalah dengan perbanyak minum air putih dan makan bubur. Namun, seenak-enaknya bubur barito maupun bubur Manado, kalau harus dimakan setiap hari rasanya bakal jadi nggak enak.

Beruntungnya saya, sakit tenggorokan ini tidak pernah berlangsung lama. Paling lama adalah seminggu. Kondisi akan mereda dengan sendirinya setelah saya mengonsumsi obat-obatan kayak parasetamol, atau pergi ke dokter untuk mendapatkan obat yang tepat.

Akan tetapi ada satu hal yang saya syukuri di saat sedang sakit tenggorokan, suara saya jadi serak cenderung ngebass. Suara saya jadi lakik banget. Jarang dipanggil mbak atau ibu oleh abang-abang Gojek dan Ubermotor.

Pertolongan pertama saat sakit tenggorokan

Di Facebook Keluarga Bebas Panik disebutkan bahwa sakit tenggorokan bisa sembuh dalam kurun waktu kurang dari satu minggu. Selama waktu itu, ada beberapa pertolongan pertama yang bisa kita lakukan guna meringankan gejala sakit tenggorokan yang dialami.

Seperti perbanyak minum air putih, itu sudah pasti. Boleh ditanya ke teman kantor saya, saya bisa beli enam botol air putih (ukuran 1 liter) biar saya nggak perlu mondar-mandir ke pantri untuk ambil air minum kalau tenggorokan terasa tak enak.

Cara yang kedua adalah makan buah dan sayur. Namun, cara yang seperti ini jarang saya lakukan karena sakit sekali buat menelan. Makan buah kayak semangka, melon, maupun buah-buahan yang kaya kandungan air lainnya masih tetap terasa sakit. Mending saya banyak minum air putih ketimbang menahan sakit dikarenakan memasukkan makanan kasar.

Kemudian istirahat yang cukup. Ini benar banget, saudara-saudara! Orang rumah sudah bisa menebak, kalau saya lagi sakit pasti sudah berada di rumah sebelum jam 9.00 malam. Setelah makan sedikit, minum air putih, dan minum obat, pasti bawaannya langsung pengin tidur. Rebahan sebentar, tahu-tahu sudah pulas. Bangun di pagi hari pun dalam keadaan segar, meski sakit tenggorokan belum mereda.

Nah, cara terakhir ini yang jarang banget saya lakukan, yaitu kumur menggunakan obat kumur antiseptik. Mama selalu menyediakan obat kumur Betadine di rumah. Baik mama maupun papa, kalau sudah sakit tenggorokan atau merasa ada sesuatu yang nggak enak di tenggorokan, pasti kumur-kumur pakai Betadine ini. Karena cocok di mama dan papa, langkah yang sama pun diterapkan ke saya.

Akan tetapi saya selalu menolak karena takut perih. Mama berusaha meyakinkan saya bahwa tidak perih dan aman selama cairan itu tidak tertelan. Rupanya, saran dari mama ini juga tercantum di Instagram Bebas Panik bahwa berkumur dengan obat kumur antiseptik, seperti Betadine yang mengandung Povidone Iodine sebanyak tiga sampai lima kali sehari dapat meredakan sakit tenggorokan.

Di Instagram juga kita diberitahu cara berkumur yang benar, yaitu bukan “kumur” melainkan “gargle”. Gargle sedikit berbeda dari berkumur yang hanya dilakukan di rongga mulut. Gargle dilakukan sampai tenggorokan. Mengapa harus gargle bukan sekadar berkumur? Karena ternyata, 85 persen penyebab sakit tenggorokan adalah virus yang biasanya banyak bersarang di tenggorokan bagian atas. Dengan gargle, cairan yang mengandung Povidone Iodine ini akan bekerja efektif mengatasi kuman penyebab sakit tenggorokan tersebut.

Cara melakukan gargle juga cukup mudah;

  • Tuangkan obat kumur ke dalam mulut sesuai takaran dan berkumurlah di rongga mulut. Usahakan berkumur secara merata sehingga seluruh bagian rongga mulut terkena obat kumur
  • Dongakkan kepala ke belakang 45 derajat, buka mulut, dan keluarkan napas melalui mulut. Lakukan selama minimal 30 detik
  • Buang cairan

Bisa-bisanya saya nggak percaya sama mama sendiri. Setelah mendapat penjelasan mengenai sakit tenggorokan dan penanganannya, baru saya percaya dan akan rutin melakukannya.

Sekarang sudah tahu dong bagaimana cara menangani sakit tenggorokan? Dan, sudah tahu juga kan cara mengaplikasikan obat kumur antiseptik sehari-hari? Ingat, di-gargle bukan dikumur. Kalau sudah tahu caranya, buruan ikutan kompetisi kompetisi foto #OkeGargle di Instagram @bebaspanik. Hadiahnya lumayan buat belanja-belanja gemesh di lebaran nanti. Untuk keterangan lebih lanjut silakan baca informasi di bawah ini atau cek langsung di akun Instagramnya.

Aditya Eka Prawira

Bahagia itu sederhana. Mending beri saya 10 helai baju untuk dicuci ketimbang 1 helai baju untuk disetrika :)

More from this author

7 comments

  1. *pamer tenggorokan yang sebulan ini aman sentausa*

  2. Sakit tenggorokan jg sering nongol bulanan nih, mungkin karna saya paling suka makan gorengan kali y. Swring bgt makan gorengan, jdny sakit tenggorokan jg jadi langganan. Boleh nih dicoba obat kumyurnya

    1. makan gorengan emang nggak enak. apalagi kalau lagi susah nelen, sakit.

  3. Aku juga gitu tipenya yg gampang sakit teggorokan. Sejak kecil emang begjtu
    Makanya jarang makan gorengan.

    1. tapi gorengan enak kak

  4. Wah ak jg sering bgt nih gatel2 d tenggorokan,apalagi kl hbs makan gorengan ama minum es.mksh infonya

Tinggalkan Balasan