REMAKE? Kehabisan Ide atau ??

Yuni Shara (sumber: GOOGLE)

REMAKE atau dalam bahasa Indonesia di sebut daur ulang, khususnya untuk musik, kembali terulang. Terhitung (menurut saya) dari awal 2009 sampai hari ini, entah berapa banyak musisi yang kembali men-daur-ulang lagu-lagu lawas yang hits pada jamannya.

Yah, memang daur ulang sendiri sudah ada sejak lama. Bahkan Yuni Shara, adik dari Diva Pop Krisdayanti, dikenal sebagai solois wanita yang lagu-lagunya kebanyakan men-daur-ulang tembang-tembang lawas milik penyanyi lain. Sepertinya, title sebagai penyanyi daur-ulang tidak bisa lepas dari janda 2 anak ini. Pasalnya, setiap kali Yuni menyanyikan lagu baru yang orang lain belum pernah dengar sebelumnya, justru membuat dia menjadi aneh. Sejauh ini, menurut saya pribadi, Yuni berhasil membawakan lagu-lagu lama dan enak untuk di dengar. Dari daftar lagunya dia yang di “folder Jadul” komputer saya, ada beberapa lagu dia yang menjadi list favorit untuk saya. Sebut saja; Satu Dalam Nada Cinta, Bahasa Cinta dan O’Ya.

Dan sekarang, kebanyakan penyanyi Indonesia bakal mengikuti jejak mantan kekasih Raffi Ahmad ini (*gile bahasa gue.. Udah kayak bahasa di situs gosip online). Saya sebenarnya rada bingung, mereka-mereka itu kehabisan ide, capek mikir atau memang nge-fans. Atau memang, biar cepat di terima, makanya membawakan tembang lawas.

Saya sadar betul, fenoma seperti ini bukan hanya terjadi di Indonesia saja. Di luar sana pun, banyak sekali musisi-musisi mendaur-ulang lagu yang sudah trend. Lagu pertama yang saya dengarkan dan sempat membuat saya bingung ‘siapa sih penyanyi sebenarnya’ adalah You’ve Got A Friend. Pertama kali saya dengarkan lagu ini, dari album McFly. Dan ternyata, di album Jackson Five, Selena Jones, The Brand New Heavies dan juara Asian Idol, Hady Mirza, lagu ini juga ada. Tapi saya pribadi, suka sama semua versinya.

Oke, kembali ke topik semula. Kalau dari Indonesia sendiri, selain Yuni Shara, yang terkenal doyan men-daur-ulang lagu adalah Ahmad Dhani. Berapa banyak lagu Dewa yang di daur-ulang sama penyanyi-penyanyi yang bernaung dibawah manajemennya. Diawal kemunculan Dewi-Dewi (trio cantik yang terdiri dari Tata, Puri dan Ine), beberapa lagu yang mereka bawakan adalah lagu-lagu Dewa yang sempat hits pada jamannya. Diantaranya ada Separuh Nafas, Elang, Roman Picisan dan lain-lain. Kalau boleh saya jujur, hanya Roman Picisan yang menurut saya enak di dengar ketika Dewi-Dewi yang membawakannya. Sisanya, agak kurang. Konon kabarnya, rada susah meminta lagu baru ke Dhani, di satu sisi Dhani emang adak sedikit pemilih dan harus cocok warna suaranya dengan kriteria yang Dhani mau.

Tidak beda jauh dari sang mantan suami, Maia Estianti pun melakukan hal demikian. Sebut saja Pasto, duo yang dilahirkan Maia ini pun membawakan beberapa lagu ciptaan Maia yang sempat tenar beberapa tahun silam waktu masih bergabung di Ratu. Lain halnya dengan apa yang dilakukan Maia dan Meychan, mereka justru lebih memilih lagu lama milik penyanyi lain. Yang saya tahu ada “Yang Penting Happy” milik Jamal Mirdad dan “Bintang Kehidupan” milik almarhummah Nike Ardilla.

Lalu ada Vidi Aldiano yang diawal kemunculan membawakan lagu dari Kenan Nasution, Nuansa Bening. Sorry to say, bad! Saya tidak terlalu suka. Entah kenapa, saya lebih suka pada saat Marcello Tahitoe diawal kemunculannya membawakan lagu orang tuanya sendiri, Pergi Untuk Kembali. Bukannya sinis atau apa, andai Vidi tidak memasukan unsur rap-rap nya, mungkin saya akan suka. Di sisi lain, Nuansa Bening ini adalah lagu favorit ibu, ayah dan saya sendiri. Makanya, waktu Vidi membawakan dengan caranya, sorrrryyyyy deh!

Hmmmm.. lalu ada siapa lagi, ya? Ooo ya, saya tau sekarang, SM*SH. Di album baru mereka yang saya dapatkan dari restoran siap saji bukannya di toko kaset *sorry agak sinis*, ada beberapa lagu lama yang mereka rombak kembali dengan gaya dan ciri khas mereka. Ada Cinta, Inikah Cinta, Oh Ya dan Gadisku. Dari semua yang mereka coba bawakan kembali, lagi-lagi saya mohon maaf, 60 untuk nilainya. Oke, untuk lagu Gadisku dari Trio Libels, saya kasih nilai 80. Bukannya saya HATERS, sampai detik ini saya tidak pernah menjadi HATERS band maupun boysband, ini semua menurut pendengaran saya.

Baiklah, saya akan mencantumkan beberapa lagu lama yang dibawakan kembali yang masuk kategori SUKA dan TIDAK SUKA. Maaf ya.

Suka :

  • AFGAN – Biru dan Panah Asmara = Di kedua lagu ini, Afgan berhasil membawakan lagu itu dengan cirikhas suaranya dia yang berat. Dan tentu saja, saya masih bisa menikmati ke-dua lagu itu walaupun mendengarkan dalam versi Afgan bukan penyanyi aslinya.
  • AGNES MONICA – Rindu = Jujur, saya baru tahu Agnes me-remake lagu milik Fryda. Awalnya saya mendengarkan lagu ini dalam bentuk versi Agnes di @TraxFMJkt. Bolehlah, saya acungkan jempol untuk suaranya Agnes.
  • LALA KARMELA – Hasrat Cinta = Dengan suara Lala yang mempunyai ciri dan dengan petikan gitarnya, lagu milik Yana Yulio ini berhasil mencuri hati saya. Hahaha. Lala nya juga cantik, sih.
  • MONITA – Sebatas Mimpi = Beberapa bulan ini, saya memang lagi suka mendengarkan lagu-lagunya Monita. Dan ternyata, lagu Sebatas Mimpi milik Rita Efendy nyempil diantara beberapa judul lagunya Monita. Bolehlah, suara lembut Monita saya akui berhasil membawakan lagu ini. Tidak menambahkan dan tidak mengurangi ciri dari lagu ini (*sedap deh bahasa gue!)

TIDAK SUKA :

  • BCL – Legenda = Pertama kali mendengarkan lagu Legenda milik Sheila Madjid versi BCL di acara Bukan Empat Mata Trans|7. Asli, saya kaget. Kok berani, ya, seorang BCL me-remake lagu ini. Memang sih, suara BCL yang sekarang jauh lebih bagus daripada awal kemunculannya, tapi tetap saja, menurut saya BCL masih belum berhasil membawakan lagu ini. Mending BCL bawa lagu baru, deh.
  • TERRY – Izinkan Aku Menyayangimu = Tadi malam, di acara The Hits TransTV, penyanyi yang dikenal lewat lagu Janji Manismu milik Aishah ini membawakan tembang yang pernah dibawakan Iwan Fals. Kalau saya boleh memilih, saya lebih suka mendengar Terry membawakan Janji Manismu ketimbang lagu Iwan Fals ini. Ga cocok aja, terlalu berlebihan.
  • DONITA – Menanti Sebuah Jawaban = Kalau Donita menanti jawaban pendengar atas lagu yang di daur-ulangnya, dengan berat hati saya berkata “Neng, kenapa enggak lanjutin Cinta Fitrinya. Lanjutin, gih”
  • AHMAD DHANI – Madu Tiga = sebagai fans P. Ramlee, saya tidak terlalu suka lagu Madu Tiga ini dibawakan Dhani. Kesan melayunya hilang.
  • TITI KAMAL – Sendiri = Barusan mendengarkan dia di Dahsyat membawakan lagu milik Flo dan menurut pendengaran saya, coba dong tampil LIVE biar saya bisa menilai.

Sebenarnya, sih, masih banyak yang ingin saya cantumkan.. Tapi yasudahlah, takut banyak yang salah kaprah. Kok saya bisa tahu lagu-lagu lawas, padahal saya anak bau kencur kelahiran 1988. Hahaha. Itu semua, karena di folder musik komputer saya, terdapat banyak lagu dari tahun 1980 sampai 2000an.

Maaf, ya, apabila ada yang kurang berkenan dengan postingan ini. Saya tidak melarang, karena bukan hak saya untuk melarang, lagian siapa saya melarang-larang. Ya, semoga ke-depan-nya musik Indonesia jauh lebih bagus dan be-warna. Saya sebagai pendengar, mau mendengar karya-karya baru. 🙂

Aditya Eka Prawira

Bahagia itu sederhana. Mending beri saya 10 helai baju untuk dicuci ketimbang 1 helai baju untuk disetrika :)

More from this author

2 comments

  1. Kalo gue sih ga masalah soal remake. Buat pengingat sekligus representasi ulang dari lagu. Masalahnya adalah remake lalu jadi jalan pintas dan sorry to say, jatohnya jadi busuk

  2. hello adiitoo.com owner found your site via Google but it was hard to find and I see you could have more visitors because there are not so many comments yet. I have found site which offer to dramatically increase traffic to your blog http://mass-backlinks.com they claim they managed to get close to 4000 visitors/day using their services you could also get lot more targeted traffic from search engines as you have now. I used their services and got significantly more visitors to my website. Hope this helps 🙂 They offer best services to increase website traffic at this website http://mass-backlinks.com

Tinggalkan Balasan