Postcard Dari Teman Baru

Kartu Pos Dari Belgia

Sekitar bulan September lalu, saya dan teman-teman tumblr yang berada di Bandung, mengadakan meet-up di Monas, Jakarta. Sebelum mengadakan meet-up, kami semua sudah berkomunikasi melalui jejaring sosial, twitter. Setelah bertatap muka dan ngobrol-ngobrol, ternyata diantara teman baru saya itu, ada yang akan melanjutkan kuliah S2 nya di Belgia. Namanya @TaZYeahs. Sebagai penyambung silaturahmi supaya tidak terputus, Tazy berjanji akan mengirimkan kartu pos dari tempat dia tinggal dan dari negara yang dia kunjungi selama dia kuliah di sana.

Setelah sebulan dari jangka waktu pengiriman, akhirnya kartu pos ini sampai dengan selamat di rumah kakek saya. Lho, kenapa di rumah kakek? Itu semua dikarenakan, orang tua saya baru saja pindah ke daerah Ciputat, yang mereka sendiri juga masih bingung, rumah kami ini masuk RT dan kawasan mana. Ibaratnya nih, kami seperti tinggal diperbatas. Haha. Makanya, berhubung alamat yang tertera di KTP saya adalah alamat rumah kakek, semuanya saya cantumkan alamat sana.

Wah, seru.. Saya mendapatkan 2 kartu pos yang gambarnya bangunan-bangunan indah di 2 kawasan berbeda, Gent dan Brussels. Itu tandanya, selama 1 bulan menetap di Gent, Tazy sudah jalan-jalan ke Brussels, Belgia. Brussels itu tempat Tin-Tin berada kan, ya? Enak banget. You make me envy, Tazy *meletin-lidah*. One day, saya akan berkunjung kesana. Amin.

Pas saya baca isi kartu pos nya, sempat membuat saya tertawa geli karena Tazy membawa-bawa kata GALAU. Padahal yang GALAU sebenernya bukan saya, melainkan Tazy sendiri. (*Iya kan, Taz? Buktinya waktu karaoke pas meet-up kemarin, Tazy begitu mendalami lagunya Coklat)

Saya cantumin deh, kata-kata yang ada di kartu pos dari Tazy ini ;

Kartu Pos I
Kartu Pos II

Alhamdulillah, sampai detik ini, saya masih menjalankan program makan sehat. Semoga sih bisa seterusnya seperti ini. Biar berat badan dan tubuh saya menjadi ideal. Good luck at everything you’re doing right now too, Tazy. Semoga, ilmu yang Tazy dapatkan nanti, dapat di bagi-bagi ke saya dan teman-teman lainnya. Dan, saya berharap, Tazy selalu dalam lindungan dan penjagaan-Nya. Kalau masalah GALAU, apa itu GALAU, Taz? Tell me know, please. Hahaha. Saya tidak galau, Tazy. Hanya saja, sekarang-sekarang ini saya lagi senang mendengarkan lagunya Raisa, Adele, Adhitia Sofyan dan Naif. Beneran deh, lagu mereka tidak ada yang berbau-bau ke-galau-an. Trust me! Untuk kartu pos yang ke-2, doakan saja, semoga keinginan saya untuk ber-wirausaha dan jalan-jalan ke beberapa negara favorit saya, menjadi kenyataan. Amin.

Saya ber-syukur, mempunyai teman-teman yang tadinya tidak nyata (*komunikasi visual) akhirnya bisa menjadi nyata. Semoga, tali silaturahmi kita tidak pernah terputus sampai kapan pun. Kalau kata statemen-nya @astipradita “Iya, gue pun begitu, bukan hanya di dunia maya, kalian seperti teman sehari-hari yang pewe”. Sampai kapan, pun, saya tidak pernah menyesal pernah kenalan sama orang-orang seperti kamu dan teman-teman yang lain. Jaga diri di sana ya, Taz. *salam untuk bule-bule Belgia*


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Aditya Eka Prawira

Bahagia itu sederhana. Mending beri saya 10 helai baju untuk dicuci ketimbang 1 helai baju untuk disetrika :)

More from this author

2 comments

  1. Jaman sekarang sudah jarang yang mengirim kartu pos…. harus disimpan benar-benar… 🙂

    1. Pastinya, mbak. Apalagi itu kartu pos dari “saudara baru” pastinya akan disimpan baik-baik 🙂 Wah, terimakasih mbak sudah berkenan mampir ke blog anak baru seperti saya

Tinggalkan Balasan