Permainan Pokemon Go

Pokemon Go Cara Tuhan Ingatkan Kita untuk Rajin Ibadah

Setelah dilanda demam Pokemon Go empat hari terakhir ini, saya jadi punya pandangan, apakah begini cara Tuhan mengingatkan umat-Nya untuk lebih rajin beribadah?

Jangan emosi dulu. Topik ini saya pilih lantaran bingung mau menulis tentang Pokemon Go dari sudut mana. Cara bermain Pokemon Go sudah pasti banyak bloger dan media yang mengulasnya secara lengkap. Pun latar belakang dibuatnya gim berbasis augmented reality ini.

Pertama kali tahu gim Pokemon Go dari teman-teman di Path. Termasuk si Kawan yang menghilang entah ke mana di lebaran kedua. Sempat kasih kabar kalau doi lagi lari-lari sore. Persiapan untuk ikut acara lari di Juli atau Agustus, katanya. Tahu-tahu muncul postingan β€œNggak percuma lari 5K. Banyak dapat Pokemon” di Path-nya. Dafuq!

Dari situ saya jadi penasaran sama Pokemon Go, gim yang jumlah unduhan aplikasi dalam sehari telah menyaingi jumlah unduhan aplikasi Twitter. Langsung saya hubungi teman dari kanal Tekno Liputan6.com untuk kasih tahu cara download Pokemon Go ini. Tak lama Damar memberi saya tautan. Klik. Download. Sign up. Main, deh. Lho, kok tampak seru?

Pokespot Pokemon Go banyak di rumah Ibadah

Pengertian Pokespot di gim Pokemon Go adalah titik keberadaan dari Pokemon yang harus kalian tangkap. Sadar atau tidak, pokespot banyak mengarah ke rumah Ibadah. Baik itu masjid, gereja, maupun pura.

Kondisi ini yang saya sebut beginikah cara Tuhan menegur atau mengetes ke-Iman-an Umat-Nya? Lewat gim Pokemon Go.

Jarak rumah ke masjid ini 1 kilometer. Hampir nggak pernah ke sini πŸ˜€ Karena Pokemon Go jadi tahu kalau di depan masjid ini banyak jajanan enak

 

Masjid ini kalau dilihat dari maps Pokemon Go dekat dengan Kandang Jurang Doank. Rada gelap mau ke daerah sini

 

Nah, kalau ini di belakang rumah yang terletak di komplek depan. Imam masjid sini bacanya cukup lama dan panjang πŸ˜€

 

Nah, mushola ini, dulunya tempat saya mengaji. Sekarang masih dipakai anak-anak komplek dan kampung depan untuk mengaji

 

Jauh-jauh ke Belpark One CIlandak, pokespot Pokemon Go-nya masjid juga

Ada masjid yang baru saya ketahui keberadaannya setelah bermain gim berbasis GPS yang memang mengharuskan pemain berkeliling mencari keberadaan Pokemon. Saya rada enggak enak hati mau ke tempat itu. Apalagi mengkhususkan untuk mencari monster. Sudahlah jarang sholat di masjid, sekalinya ke masjid cuma buat menangkap Pokemon? Mending kalau sekalian sholat di situ, kalau enggak? Apakah kalian tidak takut dengan laknat Allah? *digebuk massa*

Bahkan satu Pokespot di daerah rumah saya adalah bekas masjid tempat saya mengaji dulu. Waktu masih menganggap tukang jualan otak-otak adalah orang paling kejam di dunia karena menjual organ penting dibungkus daun pisang, saya selalu pergi ke masjid itu untuk belajar Alif – Ba – Ta – Tsa – Jim sama guru yang galaknya melebihi ibu-ibu berjilbab naik motor mau belok kanan tapi lampu sign kiri.

Cara download Pokemon Go

Yang saya tahu setelah baca-baca artikel di Tekno Liputan6.com, gim ini belum bisa dinikmati para gamers di Indonesia. Namun, orang Indonesia itu dikenal punya banyak akal, meski belum dirilis tapi sudah bisa men-download Pokemon Go lewat beberapa cara.

Kamu yang anak iOs harus terlebih dahulu membuat Apple ID wilayah US, Australia, atau New Zealand. Penduduk di Jepang juga bernasib sama kayak di Indonesia, harus log out dari Apple ID masing-masing.

Setelah dinyatakan berhasil, silakan cari aplikasi Pokemon Go di AppStore.

Bagaimana nasib pengguna Android? Kamu tidak akan menemukan gim ciptaan Niantic Lab, Nintendo, dan Pokemon Corp di Play Store. Kamu harus unduh aplikasi di link mirror, lalu instal, deh. Kemarin sempat muncul isu kalau sampai banyak orang yang melakukan itu, gim ini akan di-banned dan tidak akan masuk ke Indonesia. Kamu percaya? Berarti kamu masih meragukan kepintaran orang-orang di Tanah Air tercinta ini.

Pokemon Go tidak cocok buat orang pemalas dan penakut

Seperti yang saya tulis di atas bahwa Pokemon Go adalah permainan yang mengharuskan pemainnya yang disebut trainer mencari keberadaan Pokemon. Gim ini berbasis GPS sehingga mudah sekali untuk mencari tahu keberadaan monster-monster lucu dan menggemaskan itu.

Cukup banyak teman-teman saya yang nekat mencari Pokemon untuk mereka pelihara yang nanti akan mereka adu ketika sudah berada di level lima. Malam sekali pun mereka jabanin. Kalau saya emoh. Saya ini penakut. Sudah pasti malas mau keluar rumah hanya untuk mencari keberadaan Pokemon yang kebanyakan berada di luar komplek. Bo, wilayah rumah saya ini gelap gulita. Minim sekali cahaya. Wajar kalau Pokemon ogah ke wilayah sini, lah tukang sekoteng atau mi ayam saja ogah lewat depan komplek rumah saking gelapnya.

Dan hal serupa berlaku untuk orang yang malas gerak. Mereka beranggapan saya sekali badan ini dipakai hanya untuk mencari Pokemon dalam bentuk virtual. Tapi sebagian orang justru jadi rajin lari-lari gara-gara Pokemon Go. Selain dapat keringat dan sehatnya, dapat juga Pokemon yang jadi incaran.

Bahkan orang yang tidak pernah ke gym mendadak getol mencari keberadaan gym. Sayang bukan buat olahraga melainkan mengadu Pokemon yang sudah mereka dapatkan.

Hal negatif dan positif dari bermain Pokemon Go

Pokemon Go yang mengharuskan pemain mencari Pokemon yang tersebar di banyak tempat di dunia nyata dianggap oleh Psikolog dari Tiga Generasi, Tiara Puspita, sebagai gim yang memiliki banyak nilai negatif. Terlebih kemunculan gim ini sehari setelah Idulfitri, yang mana tradisi orang kita adalah bertamu dari satu rumah saudara ke rumah saudara yang lainnya.

Takut momen-momen sakral yang terjadi mungkin hanya satu tahun sekali hilang begitu saja karena kita sibuk dan terlalu fokus sama gim Pokemon Go. Kan nggak lucu kalau tiba-tiba kita pamit keluar dan baru kembali ke rumah saudara di saat keluarga yang lain mau pamit pulang.

Akan tetapi di sisi lain, kehadiran Pokemon Go juga bisa digunakan sebagai alat untuk mempererat hubungan orangtua dan anak.

Tiara bilang, orangtua bisa memanfaatkan momen mencari keberadaan Pokemon sebagai cara agar lebih dekat lagi dengan anak. Terlebih buat para orangtua yang super sibuk. Atau orangtua bisa mengawasi anak selama mereka berburu Pokemon. Pokemon Go ini pun bisa jadi petualangan kecil-kecilan bersama buah hati tercinta.

Cara bermain Pokemon Go juga dinilai oleh Tiara sebagai kesempatan besar bagi orangtua menginformasikan tempat yang akan anak tuju sehingga mereka jadi tahu akan sejarah dari tempat itu.

Usia berapa seorang anak boleh bermain Pokemon Go?

Pokemon Go dianjurkan untuk dimainkan oleh anak-anak yang sudah berumur 10 tahun atau lebih. Umur anak kamu masih di bawah 10 tahun? Sebaiknya jangan.

Menurut penjelasan Tiara, dari segi pemikiran, anak-anak berumur 10 tahun ke atas sudah bisa membedakan mana yang konkret dan virtual.

Kemampaun berpikir konkret anak-anak umur segitu sudah lebih bagus. Sedangkan anak-anak yang umurnya di bawah 10 tahun masih perlu diawasi dalam bermain Pokemon Go.

Aditya Eka Prawira

Bahagia itu sederhana. Mending beri saya 10 helai baju untuk dicuci ketimbang 1 helai baju untuk disetrika :)

More from this author

34 comments

  1. Kemarin sempet ikut berburu Pokemon (padahal gak ikut main) ke kawasan Makam Sunan Bonang πŸ˜† Yang lain ke sana untuk ibadah, kami ke sana cuma untuk nangkep Pokemon #tutupmuka

    1. Hih, kalian. Dosa! :)))

  2. Aahahaha aku udah mainan dan gemes sendiri. Semoga menjadi alat untuk menurunkan berat badan dan menaikkan kadar keimanan yes :’)

    1. Kadar iman naik, kadar lemak turun, yes?

  3. bentaran lagi bakal masif orang bertingkah edan, nangkap sesuatu yang tidak nyata di dunia nyata.. he hehe

    1. Boy will be boys, mas.

  4. Lagi hits banget nih games..penasaran sebenernya. Ooh..ternyata seperti itu

  5. Saya belum download gim ini mas, dari kemarin heboh banget dah tuh hahaha.

    1. Buruan download. Mainkan. Rasakan sensasinya

  6. Hahaha … duh blm donlot, mesti ganti akun dulu ya — alias buat akun baru. Sama kayaknya msh males utk keluar cuma buat cari2 ini hahaha πŸ˜€

    1. Kamu nak iPhone sih yak. Susah deh

  7. Sekarang jalan kaki untuk berangkat dan pulang kantor lebih menyenangkan. Hahaha tp harus tetap waspada karena di luar agak berbahaya sebenarnya apalagi jalan raya

    1. Asyikkkk. Selamat dan hati-hati di jalan.

  8. Aku belum berhasil download Dit. Coba kirimkan link yang benar supaya bisa cobain. Tapi sebenarnya kalau aku main ginian, nanti takut jadi serius, dan mengalahkan kalian… Lol.

    1. Sekarang sudah, Kak? di kantormu ada pokestop favorit, kan?

  9. Wkwkwkwk. . . Demen banget bahasanya. . . .
    Tengyu ya.

    1. Sama-sama, mas Wawan Karnawan

  10. Sayang’y hp ku jadul.haha

    1. Hape nggak masalah jadul. Muka jangan πŸ˜€

  11. Salah nulis tuh,, bukan pokespot tp pokestop. πŸ™‚

    Gamenya lumayan seru..

    1. Terimakasih, kak Berry, untuk koreksinya

  12. Versi android gw gak mendukung dafuq!! -,-
    Padahal jelajah google biar dapat linknya ehh giliran dapat ada yg terdeteksi virus, pas giliran dapat link yang bener bener bagus hp gw malah gak bisa di pake main njirrrr!! –____–

    1. Sabarrrr… sabar… ada hikmah di setiap kejadian, Kak

  13. Ada yang tau gimana cara mainnya,kalok ada bagi informasinya lah maklum pemula

    1. Silakan googling saja, kak.

  14. hahahha..tp jadi tahu Mesjid dan meningat Mesjid di kala dulu…aku udah install tp belum main…belum mau aja…aneh emang mending uninstall, bukan?..

    1. Cobain dulu. Takutnya menyesal. Coba mainkan. Kalau nggak menemukan letak keseruannya, mungkin butuh teman main. Hihihi

Tinggalkan Balasan