Piknik Seru Kopdar Jakarta di Taman Wisata Alam Kapuk

Mimid dan Momod membawa kabar gembira untuk seluruh member Kopdar Jakarta (Kojak). Kami diberitahu akan ada piknik ke Taman Wisata Alam Kapuk pada akhir Januari 2016.

Empat tahun menjadi member Kojak, baru ini saya bisa ikutan piknik bareng mereka. Tempo hari sempat mau ikut piknik ke Ancol, tapi bentrok sama jadwal piket di kantor.

Ini merupakan kunjungan kedua saya ke Taman Wisata Alam Kapuk. Dua minggu sebelum hari itu, saya terlebih dulu piknik bersama para sahabat. Bosan? Tentu, tidak! Sensasi pergi bareng sahabat dan teman-teman komunitas pasti berbeda.

Member Kopdar Jakarta sudah siap piknik.

FX Sudirman menjadi titik temu semua member. Bus Big Bird yang dipinjamkan cuma-cuma oleh Blue Bird Group menunggu di samping Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Hotel Atlet Century. Keluarga kak Icit dan mas Ipul yang pertama kali sampai di FX. Disusul kak Kitin yang memilih jalan kaki dari Stasiun Kebayoran Lama, karena kepagian. Sedangkan saya tiba di sana sekitar pukul 08.00, menunggu Gojek yang salah masuk gang.

Tongsisnya pasti mahal

Setelah semua member beserta Mimid dan Momod Kopdar Jakarta kumpul, tepat pukul 09.00, kami meluncur ke Taman Wisata Alam Kapuk. Bus Big Bird yang super nyaman, bersih, dan adem disupiri Pak Munawar. Beliau tahu harus lewat mana. Jika waktu tempuh pada kunjungan pertama hampir satu jam, Minggu yang cerah itu perjalanan tidak sampai 30 menit. Lagi nyaman-nyamannya malah ditinggal kawin sudah sampai.

Siap-siap bikin video teaser untuk dibagikan ke media sosial masing-masing. Mas @Goenrock terlihat sedang mengatur kamera.

Tiket masuk sebesar Rp 25 ribu per orang (dewasa) dan Rp 10 ribu (balita) dibayari Kopdar Jakarta. Tiket dengan harga Rp 1,5 juta untuk kamera juga dibayarin sama mereka. Kak Chika bilang, biar lebih bebas foto-foto dan bikin video. Lagipula dananya diambil dari kas Kojak. We o We. I love you, mimid dan momod.

Karena sudah pernah ke tempat itu, sayalah yang menjadi pemandunya. Hal pertama yang kami lakukan adalah foto-foto di bawah payung warna-warni. Macam di Bandung saja.

Payung warna-warninya cakep

Tujuan kedua, jembatan pajang yang di sebelah kiri ada villa kecil berbentuk tenda, sebelah kanan mangrove milik sejumlah perusahaan (kalau kata kak Dimas mirip batu nisan di kuburan), dan di ujungnya ada villa besar.

Maunya beriringan ke ujung jembatan, tapi akhirnya mencar-mencar karena ada yang bawa bayi dan ada yang takut menginjak kayu per satu kayu tersebut. Jadilah saling menunggu.

Tujuan ketiga sekaligus yang terakhir adalah jembatan sebelah kanan dari tempat payung warna-warni berada. Yang di ujungnya ada gazebo cukup besar untuk istirahat. Awalnya dipadati sama pengunjung lain. Lama kelamaan dikuasai member Kojak. Keburu pewe dan asyik bercengkrama, jadi malas pindah.

Semua member Kopdar Jakarta kumpul, siap-siap bikin video jalan-jalan sekaligus video ucapan selamat ulangtahun untuk Ivan dan Mas Nico

Untung ada mas Goenrock. Dialah sosok penghasil foto-foto bagus dan video keren selama piknik di Taman Wisata Alam Kapuk. Berbekal kamera kecil namun memiliki kecanggihan yang sunggu luar biasa, terciptalah sebuah karya yang owsam!

Piknik di Minggu yang cerah benar-benar seru dan mengasyikkan. Kami memang sering bertemu di hari-hari biasa, tapi yang namanya piknik tentu akan berbeda.  Misalnya saya, bisa ketemu sama kak Icit, mas Ipul, dan anaknya. Hari-hari biasa paling hanya saling sapa di Twitter atau saat menghadiri sebuah acara. Juga mas Imam, yang disibukkan dengan urusan kampusnya. Yang paling membahagiakan adalah bisa piknik bareng kak Dimas.

Kami, para member Kopdar Jakarta, mengerti sekali akan kesibukan kak Dimas. Ketika kak Dimas benar-benar ada di hadapan kami, bawaannya mau sujud syukur. Asli.

Oia, ada Makchic juga. Ibu muda yang terlihat masih seperti anak gadis ini datang paling akhir, karena harus undangan dulu. Terakhir ketemu Makchic itu saat kantornya yang lama mengadakan acara buka puasa bersama media di Gandaria City.

Sayang, kak Dita tidak ikut piknik bersama kami 🙁

Foto-foto, selesai. Bikin video, juga selesai. Jam sudah menunjukkan pukul 02.30 siang. Cacing di perut pun mulai berontak. Kami semua bergegas ke BayWalk, dekat Ancol, untuk makan siang.

Cakep, kan? Piknik di Taman Wisata Alam Kapuk telah selesai. Kami bergegas pindah tongkrongan.

Setelah makan siang yang kesorean, kami kembali ke titik temu semula untuk pulang ke rumah masing-masing. Tentunya, masih menaiki Big Bird. Di dalam bus menuju FX Sudirman, Mimid dan Momod bagi-bagi bingkisan menarik untuk tiga member Kopdar Jakarta yang beruntung.

Bingkisan pertama untuk keluarga kak Icit, karena datang pertama. Berikutnya, saya, karena menjadi pemandu selama di Taman Wisata Alam Kapuk. Terakhir, bingkisan diberikan ke kak Kitin, berhasil menjawab berapa jumlah followers Kopdar Jakarta.

Untuk Mimid dan Momod Kopdar Jakarta yang saya sayangi, terimakasih banyak untuk piknik Minggu itu. Semoga ada piknik selanjutnya. Semoga juga uang kas Kojak terus bertambah. Sehat-sehat selalu kalian semua.

Buat mas Goenrock, terimakasih atas foto dan juga video kece seperti di bawah ini.

Kalian yang mau lihat video-video keren milik mas Goen, buruan follow akun Twitter dan Instagramnya, @Goenrock.

*ketjups untuk semua member beserta Mimid dan Momod Kopdar Jakarta*

Aditya Eka Prawira

Bahagia itu sederhana. Mending beri saya 10 helai baju untuk dicuci ketimbang 1 helai baju untuk disetrika :)

More from this author

13 comments

  1. Eh bayar nya lumayan mahal yaa 25 ribu, kata nya kalo bawa kamera DSLR makin nambah mahal lagi :-9

    1. Iyes, mahal banget. 1 sampai 1,5 juta.

  2. Emang asik ya kalau piknik bareng goenrock … jaminan foto dan video oke huehe :3

    1. Betul sekali 😆

      1. Ah kalian bisya ajaaa

  3. seruuuu

  4. oalah mahal banget kalo bawa kamera yak,
    tapi kalo dibayarin mah kayaknya seru-seru aja ya 😀

  5. Laaaaaaaf! ❤️

  6. AYO BURUAN KOPDAR LAGIII

  7. Asiknya pergi bareng-bareng, dibayarin lagi, 🙂
    Itu kenapa mahal pisan kalau bawa kamera? Apa taman wisata alam kapuk gak mau pemes? Kan bisa nambah pemes lewat foto yang disebar medsos.

Tinggalkan Balasan