Jangan Bingung Memilih Makanan Dari 1.000 Jenis Kuliner di Pekan Raya Indonesia

Beragam makanan enak ada di Pekan Raya Indonesia (PRI). Pengunjung akan dibuat bingung mau memilih yang mana karena semua makanan yang tersaji di pameran yang diadakan di Indonesia Convention Exhibiton (ICE), BSD, Tangerang dibandrol dengan harga murah. Dari kuliner legendaris sampai kuliner kekinian dan kuliner yang halal sampai yang tidak halal ada di PRI.

Saya dan adik main-main ke Pekan Raya Indonesia satu minggu yang lalu. Satu hari setelah hura-hura di Vida Bekasi. Si adik mau diajak karena letak venue dari PRI berada tidak jauh dari rumah. Dia juga tidak khawatir bakal kehujanan apalagi kepanasan karena yakin pendingin ruangan di ICE BSD masih berfungsi optimal. Dia juga pede datang ke pameran seperti PRI memakai sepatu hak yang tidak terlalu tinggi.

Kami datang agak siang setelah hujan yang mengguyur wilayah Tangerang Selatan mereda. Saya sempat ragu mau tetap lanjut ke Pekan Raya Indonesia karena pasti bakal macet akibat genangan air yang belum surut. Ternyata jalanan cukup sepi. Namun tidak demikian di ICE BSD. Antrean mobil pengunjung yang mau masuk ke dalam parkiran mengular sampai di depan AEON Mall. Pengguna Uber atau taksi seperti kami saja harus turun di depan ICE BSD lantaran tidak bisa masuk.

Diskon di Pekan Raya Indonesia Nggak Main-main, Lho! Saya Beli Celana di Sini, yang Harga di Mall Saja Bisa Rp600 Ribu, Cuma Rp150 Ribu. Gila, 'kan?
Diskon di Pekan Raya Indonesia Nggak Main-main, Lho! Saya Beli Celana di Sini, yang Harga di Mall Saja Bisa Rp600 Ribu, Cuma Rp150 Ribu. Gila, ‘kan?
Mau Cari Diskonan? Main Aja ke Pekan Raya Indonesia. Tengok Sendiri Kalau Nggak Percaya. Dari yang Perintilan Sampai Mobil pun Ada.
Mau Cari Diskonan? Main Aja ke Pekan Raya Indonesia. Tengok Sendiri Kalau Nggak Percaya. Dari yang Perintilan Sampai Mobil pun Ada.

Kami berhenti di depan hall 6 untuk menemui satu orang yang berbaik hati memberi kami tiket masuk dan sejumlah uang kayak uang di permainan Monopoli yang bisa dipakai saat transaksi di tenant makanan yang ada di hall 10. Uang-uangan itu tidak berlaku saat transaksi di tenant makanan kekinian yang ada di hall 1 dan 2.

Duit-duitan yang Akan Kami Gunakan Selama Berburu Makanan di Hall 10 Pekan Raya Indonesia. Terimakasih, Image Dynamic! :*
Duit-duitan yang Akan Kami Gunakan Selama Berburu Makanan di Hall 10 Pekan Raya Indonesia. Terimakasih, Image Dynamic! :*

Kami pilih melihat-lihat pameran apa saja yang ada di Pekan Raya Indonesia sebelum mengisi perut kembali. Sekilas PRI mirip dengan Pekan Raya Jakarta (PRJ) yang memamerkan produk-produk fashion, otomotif, furnitur, properti, elektronik, UKM, dan penampilan musisi-musisi terbaik Indonesia.

Yang bikin PRI berbeda dari pekan raya yang lain adalah pengunjung bisa menyaksikan kesenian khas Indonesia yang berbeda-beda selama 18 hari penyelenggaraan. Saya juga melihat ada pameran cerita rakyat Indonesia dalam bentuk foto-foto indah karya fotografer “pribadi” para artis yang terpajang rapi di depan pintu masuk hall 6 atau 7. Dekat panggung Nusantara.

Antusiasme Pengunjung Pekan Raya Indonesia untuk Menyaksikan Kesenian Daerah di Indonesia Masih Cukup Tinggi
Antusiasme Pengunjung Pekan Raya Indonesia untuk Menyaksikan Kesenian Daerah di Indonesia Masih Cukup Tinggi
Alunan Merdu dari Angklung yang Dimainkan Musisi Jalanan Dapat Didengar Ketika Pengunjung Pekan Raya Indonesia Melintas di Hall 6 dan Hall 7
Alunan Merdu dari Angklung yang Dimainkan Musisi Jalanan Dapat Didengar Ketika Pengunjung Pekan Raya Indonesia Melintas di Hall 6 dan Hall 7

Bisa dibilang PRI merupakan pekan raya yang ramah buat anak-anak. Para ayah dapat mengajak si Kecil bermain di sejumlah wahana yang ada di dalam hall 9. Sementara para ibu dapat untuk berburu barang-barang diskonan yang berada di sebelah kiri di hall yang sama. Si Kecil juga bisa mencoba permainan tradisional seperti telepon dari kaleng dengan seuntai benang dan enggrang di depan hall 6.

Melihat Permainan Semacam Ini di Pekan Raya Indonesia Mengingatkan Saya Akan Keseruan Bermain Bom-bom Car. Anak-anak Ini Ada yang Nyungsep Juga
Melihat Permainan Semacam Ini di Pekan Raya Indonesia Mengingatkan Saya Akan Keseruan Bermain Bom-bom Car. Anak-anak Ini Ada yang Nyungsep Juga
Selama Para Ibu Berbelanja, Si Kecil dan Ayahnya Bisa Bermain dengan Telepon Kaleng Kayak Begini. Jangan Khawatir Mengajak Anak ke Pekan Raya Indonesia
Selama Para Ibu Berbelanja, Si Kecil dan Ayahnya Bisa Bermain dengan Telepon Kaleng Kayak Begini. Jangan Khawatir Mengajak Anak ke Pekan Raya Indonesia

Setelah cukup puas menyinggahi hall demi hall di ICE BSD yang berada di area seluas 6.000 hektare dan si adik mulai kecapaian dan kaki pegal-pegal lantaran menggunakan sepatu hak tinggi, kami buru-buru ke hall 10 untuk mencari makanan enak.

Berburu makanan enak di Pekan Raya Indonesia susah-susah gampang. Kami rada kebingungan mau makan di mana karena semua kuliner tampak begitu menggiurkan. Konon, ada ribuan makanan nusantara di Pekan Raya Indonesia yang mulai berbisnis kuliner sebelum Indonesia merdeka seperti Toko Oen Semarang, Kopi Es Tak Kie, Depot HTS (Han Tjwan Sing) Malang, dan Soto Ahri Garut.

Sewaktu ke Bromo Tahun Lalu, Sempat Mampir ke Tokonya Langsung. Enak dan yang Tersaji di Depan Mata Menggugah Selera. Entah Mengapa, Hal Semacam Itu Tidak Saya Rasakan Saat Mampir ke Pekan Raya Indonesia. Melihat Gelas yang Dipakai Bikin Malas
Sewaktu ke Bromo Tahun Lalu, Sempat Mampir ke Tokonya Langsung. Enak dan yang Tersaji di Depan Mata Menggugah Selera. Entah Mengapa, Hal Semacam Itu Tidak Saya Rasakan Saat Mampir ke Pekan Raya Indonesia. Melihat Gelas yang Dipakai Bikin Malas

Barangkali di antara kalian ada yang mau berburu kuliner di Pekan Raya Indonesia, bisa mencoba lima trik yang saya gunakan untuk memutuskan mau makan di mana;

1. Cek Instagram atau Situs Pekan Raya Indonesia

Para Pemburu Makanan Enak di Pekan Raya Indonesia. Semakin Sore Semakin Ramai dan Semakin Membuat Kepala Pusing
Para Pemburu Makanan Enak di Pekan Raya Indonesia. Semakin Sore Semakin Ramai dan Semakin Membuat Kepala Pusing

Pekan raya yang berlangsung dari 20 Oktober sampai 6 November 2016 memiliki akun Instagram dengan nama @pekanrayaid atau situs Pekan Raya Indonesia atau Twitter yang bisa digunakan untuk mencari referensi makanan enak yang ada di sana.

Atau cari menggunakan taggar #PekanrayaIndonesia di Instagram dan Twitter. Kalau masih bingung juga, buka sejumlah media daring yang mengulas perhelatan tersebut. Saran saya jangan mengakses semua Instagram, Facebook, maupun situs Pekan Raya Indonesia ketika sudah berada di dalam ICE BSD. Susah sinyal. Mau Indosat, Telkomsel, XL, Three, semua bapuk.

2. Cari yang antrean panjang sampai menggunakan lahan orang lain

Gara-gara Cocolan Cakwe di Cakwe Master Menggunakan Keju, Pengunjung Pekan Raya Indonesia pun Rela Antre Sepanjang Ini. Pakai Lahan Orang Lain Pula
Gara-gara Cocolan Cakwe di Cakwe Master Menggunakan Keju, Pengunjung Pekan Raya Indonesia pun Rela Antre Sepanjang Ini. Pakai Lahan Orang Lain Pula

Mencari makanan enak di Pekan Raya Indonesia menggunakan cara dengan mencari antrean yang panjang cukup berhasil. Kuliner pertama yang kami coba adalah Cakwe Master. Tergiur ingin mencicipi kudapan berbahan tepung lantaran antrean calon pembeli yang mengular sampai  harus menggunakan lahan milik orang lain.

Cakwe merupakan jajanan pasar favorit saya sejak masih menjadi bocah ingusan berseragam putih dan merah. Cakwe yang sering menjadi campuran bubur ayam bisa dibilang cukup sulit untuk mengikuti tren. Kan tidak mungkin ada cakwe rasa teh hijau, mocca, atau nutella. Paling banter seperti yang dilakukan Cakwe Master, dicocol saus keju.

Penampakan Seporsi Cakwe Paling Laris di Pekan Raya Indonesia. Ya, Begini Doang Memang Tampilannya. Bedanya Cuma di Saus Kejunya Saja
Penampakan Seporsi Cakwe Paling Laris di Pekan Raya Indonesia. Ya, Begini Doang Memang Tampilannya. Bedanya Cuma di Saus Kejunya Saja
Cukup Buat Pengganjal Sementara Sebelum Menjajal Kuliner Lain yang Ada di Pekan Raya Indonesia.
Cukup Buat Pengganjal Sementara Sebelum Menjajal Kuliner Lain yang Ada di Pekan Raya Indonesia.

Rasa dari cakwe yang dibandrol dengan harga Rp15 ribu (tiga batang) per porsi begitu doang. B aja! Tidak ada yang spesial. Mungkin akan tambah endeus kalau cakwe digoreng menggunakan minyak babi. Gurih-gurih nyos!

Porsi dari cakwe tersebut cukup buat ganjalan dan tidak memenuhi lambung karena masih banyak makanan lain di Pekan Raya Indonesia yang ingin kami coba.

3. Gunakan indera penciuman selama mencari makan di Pekan Raya Indonesia

Kuah Mi Kocoknya Sungguh Bikin Perut Kruyuk-kruyuk. Aromanya Itu Seperti Memanggil Pengunjung Pekan Raya Indonesia untuk Membelinya. Sialan, Kamu, Mi Kocok!
Kuah Mi Kocoknya Sungguh Bikin Perut Kruyuk-kruyuk. Aromanya Itu Seperti Memanggil Pengunjung Pekan Raya Indonesia untuk Membelinya. Sialan, Kamu, Mi Kocok!

Mie Kocok Bandung Marika termasuk ke dalam jajaran makanan yang paling banyak dicari oleh pengunjung Pekan Raya Indonesia. Kami membeli dua jenis makanan di sini karena si adik mengendus aroma kuah yang tercium sangat wangi saat si penjual membuka tutup panci berukur besar.

Kemudian kedua mata saya tanpa sengaja melihat sekumpulan ceker yang sudah direbus diletakkan di atas ulekkan bersama cabai rawit yang sudah diulek. Menu yang diberi nama ceker bledug dorr ini sungguh melemahkan iman saya yang sedang dilarang makan makanan pedas selama proses pemulihan dari sakit. Namun, hati kecil saya coba untuk meyakinkan bahwa menyantap makanan pedas sekali saja tidak akan merusak proses pemulihan untuk sembuh.

Lemah Iman Abang, Dek, Melihat yang Pedas-pedas Kayak Begini. Cekernya Dicuci Bersih, Direbus, Baru Diulek Sama Sambal. Sungguh Jangan Lewat di Depan Tenan Mereka Saat Mampir ke Pekan Raya Indonesia Karena Akan Melemahkan Iman Kalian
Lemah Iman Abang, Dek, Melihat yang Pedas-pedas Kayak Begini. Cekernya Dicuci Bersih, Direbus, Baru Diulek Sama Sambal. Sungguh Jangan Lewat di Depan Tenan Mereka Saat Mampir ke Pekan Raya Indonesia Karena Akan Melemahkan Iman Kalian
Kolaborasi yang Cihui. Kalau Tidak Kuat Pedas Cobain Saja. Toilet di Pekan Raya Indonesia Banyak Banget. Bersih Pula. Kalau Mules Tinggal Dikeluarkan Saja
Kolaborasi yang Cihui. Kalau Tidak Kuat Pedas Cobain Saja. Toilet di Pekan Raya Indonesia Banyak Banget. Bersih Pula. Kalau Mules Tinggal Dikeluarkan Saja

Saya sarankan bagi penyuka kuliner pedas untuk mencoba ceker bledug dorr yang merupakan menu andalan dari Mie Kocok Bandung Marika. Tenan mereka berada tidak jauh dari kasir penukaran “uang monopoli” yang akan dipakai untuk transaksi membeli makanan di Pekan Raya Indonesia.

Rasa pedas dari campuran cabai rawit, cabai merah, dan bawang merah memang tidak terasa sama sekali di gigitan pertama. Begitu ceker-ceker itu melewati kerongkongan, tenggorokan, dan sampai ke lambung, baru terasa pedasnya yang terasa sangat nikmat.

Nikmatnya Ceker Pedas Ini Sampai Bikin Beler, ya Allah! Pengen ke Pekan Raya Indonesia Lagi untuk Makan Ini Aja :))
Nikmatnya Ceker Pedas Ini Sampai Bikin Beler, ya Allah! Pengen ke Pekan Raya Indonesia Lagi untuk Makan Ini Aja :))

Pedas dari ceker bledug dorr sama kayak level 4 di Richeese Factory. Hanya saja pedas ceker ayam ini nikmat tidak menyakitkan seperti di RF meski saya juga menikmati rasa pedas tersebut.

Mie kocok dibandrol dengan harga Rp30 ribu sedangkan ceker bledug door Rp15 ribu saja.

4. Ikuti kata hati sewaktu mau membeli makanan di Pekan Raya Indonesia

Jajanan Lain yang Saya Cicipi Selama di Pekan Raya Indonesia
Jajanan Lain yang Saya Cicipi Selama di Pekan Raya Indonesia

Saya lupa jajan apa saja di Pekan Raya Indonesia. Si adik juga selalu lupa setiap saya suruh untuk memfoto makanan yang dibeli sebelum dimakan. Saya sempat mencicipi seblak, kue serabi hijau, dan kue balok. Memilih tiga jenis kuliner ini karena tenan yang cukup sepi, memang suka, dan halal. Sungguh sayang melihat tenan yang sepi padahal ketiga makanan itu enak banget. Seblak yang tidak terlalu asin, pedas tapi nikmat, gurih; serabi yang rasa pandannya terasa sekali; dan kue balok yang rasa manisnya juga pas.

5. Kalau sudah terlanjur bingung dan galau mau makan apa di Pekan Raya Indonesia, makan yang pasti-pasti aja

Sehabis mencicipi beberapa jenis kuliner, saya dan si adik memberi kesempatan perut untuk istirahat dari makanan-makanan enak yang ada di Pekan Raya Indonesia. Kami keluar dari hall 10 ke arah panggung nusantara untuk melihat keriaan yang ada di sana. Kesenian dari Jawa Barat mengisi panggung sore itu.

Si adik yang mulai rewel kecapaian dan pegal akibat memakai sepatu hak tinggi, ingin mencari yang dingin-dingin. Dia melihat ada tenan es krim Paletas Wey, tidak jauh dari panggung nusantara yang berada di depan hall 6.

Sudah Kubilang, Tak Usah Pakai Hak Tinggi ke Pekan Raya Indonesia. Tak Mau Kau Percaya, Mampuslah Kakimu Pegal
Sudah Kubilang, Tak Usah Pakai Hak Tinggi ke Pekan Raya Indonesia. Tak Mau Kau Percaya, Mampuslah Kakimu Pegal

Si adik bilang, Paletas Wey ini lagi hits banget di kalangan AGATA alias anak gaul Jakarta. Dan es krim ini merupakan pendatang di Indonesia. Semula kami hanya membeli satu es krim rasa Vanilla with Oreo. Yang kami suka, oreonya itu tidak cuma sebagai pemanis, tetapi terasa sampai ke cetakan es krim bagian bawah. Kemudian vanillanya juga tidak terlalu manis sehingga tidak bikin eneg.

Satu Lagi Jajanan yang Kudu Kalian Coba Saat ke Pekan Raya Indonesia, Es Krim Paletas Wey
Satu Lagi Jajanan yang Kudu Kalian Coba Saat ke Pekan Raya Indonesia, Es Krim Paletas Wey

Saya lalu penasaran ingin mencoba rasa yang lain. Sebagai pecinta buah-buahan, saya disarankan mencoba Paletas Wey kategori Fruity yang rasa Watermelon with Lime. Semangka dan limenya benar-benar menyegarkan. Gigitan pertama saya mendapatkan rasa manis buah semangka dan di gigitan terakhir terasa sekali dari asam buah lime.

Yang ke Pekan Raya Indonesia, boleh banget mampir ke tenan Paletas Wey. Cobain es krimnya karena rasa yang mereka tawarkan bukan tipu-tipu.

Setelah capai tawaf memutari hall demi hall untuk kedua kalinya, cacing di perut kembali protes, minta segera diisi makanan enak. Kami kembali ke hall 10 untuk berburu makanan kembali.

Karena semakin sore jumlah pengunjung Pekan Raya Indonesia semakin membludak, hall 10 pun ramai sekali sehingga kami kebingungan mau makan apalagi karena semua tenan dipadati calon pembeli.

Penutup dari Seluruh Rangkaian Berburu Kuliner Enak di Pekan Raya Indonesia. Kalau Tidak Salah, Seporsi Ini Dibandrol dengan Harga Rp35 ribu atau Rp40 ribu
Penutup dari Seluruh Rangkaian Berburu Kuliner Enak di Pekan Raya Indonesia. Kalau Tidak Salah, Seporsi Ini Dibandrol dengan Harga Rp35 ribu atau Rp40 ribu

Berhubung sudah tidak tahu makan apa, saya memilih yang pasti-pasti saja yaitu nasi campur ayam Gantari. Dengan menu teri kacang sambal, capcai, dan ikan sudah cukup buat menutup acara makan-makan di Pekan Raya Indonesia hari itu.

Si adik yang sudah pusing dan mau cepat-cepat balik memilih hanya makan seporsi tempe mendoan.

Kekurangan dari Pekan Raya Indonesia

Kami pulang dari Pekan Raya Indonesia sehabis salat Maghrib. Semula kami ingin naik bus yang sudah disediakan pihak penyelenggara dari ICE BSD ke Bintaro X Change. Sayang, satpam di sana banyak yang tidak tahu di mana para pengunjung harus menunggu bus tersebut. Satpam di hall 10 mengatakan bahwa bus tersebut baru ada lagi sekitar pukul 19.00 dan disarankan menunggu di dekat parkiran mobil di ujung hall 10.

Begitu kami sampai di tempat yang dimaksud, satpam di sana justru mengatakan kalau tidak ada bus yang dimaksud. Pihak penyelenggara tidak menyediakan bus apa-apa. Dan ketika kami tanya bagaimana cara agar UberMobil pesanan kami bisa masuk, satpam yang saya lupa namanya itu malah menyuruh saya ke hall 1 saja.

Penyelenggara Pekan Raya Indonesia tampaknya harus mengumumkan ke semua satpam yang bertugas mengenai transportasi yang memudahkan pengunjung untuk datang ke ICE BSD.

Aditya Eka Prawira

Bahagia itu sederhana. Mending beri saya 10 helai baju untuk dicuci ketimbang 1 helai baju untuk disetrika :)

More from this author

6 comments

  1. Reportasenya, dan btw itu kulinernya bikin ngiler kak…..

    1. Terimakasih, bundo Tina! :*

  2. Wahhhh aku pengen banget cobain Ceker Bledug Dorr nih Kak. Bener-bener menggoda uy, jadi laper kan pagi-pagi hehe

    1. Cobain dong, Wo. Enak. Atau kamu bikin, nanti aku coba

  3. wah, sayang sekali pengelolaannya ga kayak pengelolaan GIAAS yaa, kalo yg itu ada khusus shutle bus ke berbagai tujuan

    1. Hooh. Ini nih yang sangat disayangkan. Coba saja lebih terkoordinasi, pasti kece sudah

Tinggalkan Balasan