Rayhan : Si Anak Bundo yang Dinginnya Minta Ampun

Butuh waktu untuk bisa mendekati Rayhan agar dia mau terbuka dan berbagi semua informasi mengenai kehidupan pribadinya. Bukan pengin kepo, tapi sudah tugas saya untuk mencari tahu semua hal tentang seluruh anggota Paskibraka Nasional 2016.

Kalau ada yang tanya, beruntung sampai hari ini belum ada yang melakukan itu, siapa Paskibraka Nasional 2016 yang “mirip” kanebo kering, saya bakal menyebut nama Rayhan Aditya Ramadhan, baru setelah itu Gary.

Saya ingat betul bagaimana dinginnya Rayhan sewaktu mau saya wawancara. Dari gestur tubuhnya, dia semacam ogah untuk ditanya-tanya.

Sebagai seorang jurnalis yang masih bisa dibilang anak kemarin sore, tipikal orang-orang kayak Rayhan ini jumlahnya banyak banget, dan gampang ditahlukkan. Dua orang artis yang menjadi pemeran utama di sebuah film yang baru-baru ini mendapat Piala Citra 2016 untuk kategori Original Soundtrack terpuji, yang dikenal oleh teman-teman jurnalis sangat dingin dan menutup diri, pada akhirnya menyerah dan mau ditanya-tanya meski dengan tampang yang tak sedap dilihat.

Siang itu, dengan muka sedikit ditekuk, tanpa memamerkan senyum yang dia punya, Rayhan menceritakan tentang dirinya. Termasuk telah dikabulkannya satu keinginan, bisa mewujudkan amanah almarhum sang ayah untuk menjadi seorang Paskibraka Nasional 2016.

Wawancara sama Rayhan, Paskibraka Nasional 2016 dari Aceh dilakukan siang hari. Baru Bisa Difoto Malam Harinya. Eh, Ada Susan Pula. Susan Ngapain?

Rayhan bercerita kalau dulu sang ayah pernah berpesan supaya Rayhan remaja bisa mengikuti jejak para muridnya menjadi pasukan pengibar bendera. Ya, ayah Rayhan adalah pelatih Paskibraka tingkat Kabupaten.

Rayhan yang pengin sekali bisa menempuh pendidikan di Akademi Kepolisian, giat belajar dan terus melatih fisik serta mental agar jiwa sebagai anggota Paskibraka Nasional 2016 terbentuk di dirinya. Dengan begitu, dia dengan mudah mengikuti semua seleksi supaya terpilih sebagai penghuni Desa Bahagia.

Huwaaaaa… Paskibraka Nasional 2016 yang Tergabung di Tim Arjuna Ini Senyum Juga Akhirnya

Paskibraka Nasional 2016 putra yang mendapat julukan Anak Bundo dari teman-teman di asrama tidak akan pernah melupakan semua pesan yang pernah diberikan sang ayah sebelum Tuhan memanggilnya untuk selama-lamanya, yaitu kalau suatu hari nanti Rayhan berhasil mewujudkan mimpi-mimpinya dan menjadi orang hebat, jangan pernah lupa sama orangtua, terutama ibu. Saat ini, hanya ibu satu-satunya orang yang bisa mendoakan Rayhan supaya jalannya menuju gerbang kesuksesan dipermudah.

Ibu adalah sosok yang sangat Rayhan rindukan selama di asrama Paskibraka Nasional 2016. Rayhan rindu omelan dan masakan sang ibu.

Rayhan Aditya Ramadhan
Paskibraka Nasional 2016 dari Aceh

Tempat dan tanggal lahir : Meulaboh, 20 Desember 2000
Sekolah : SMA Negeri 1 Wirabangsa
Hobi : Main basket (anti memainkan perasaan perempuan)
Keterampilan : Menari, bermain gitar, dan karate
Nama orangtua : (Alm) Kurnia dan Darmaini