[KUATOO] PAN-YA Bakery : Kumpulan Roti Sehat Dari Jepang

Sabtu lalu, setelah jalan – jalan ganteng di Ratu Plaza, saya mampir ke salah satu mall yang letaknya hanya beberapa meter dari Ratu Plaza, yaitu fX. Ini kali kedua  saya menginjakkan kaki ke mall tersebut. Jujur, bertahun – tahun – baru 4 tahun, sih – mall itu berdiri kokoh, saya pribadi belum pernah singgah untuk memanjakan mata, dan kaki ini. Pertama kali menginjakkan kaki ke mall yang isinya barang-barang mewah tersebut, pada saat Press Screening Film #RepublikTwitter , 10 Februari lalu. Itu pun hanya sekedar nonton, ngga sempat cuci mata. Karena kondisi badan kurang fit selepas liburan dan hunting kerjaan di Yogyakarta, saya pun memilih untuk bergegas pulang.

Nah, tujuan kedua saya ke fX adalah untuk mencari toko roti yang menjual roti – roti sehat dari Jepang, yaitu; PAN-YA Bakery. Ini semua berawal dari kicauan @bramadr yang tanpa sengaja membahas tentang roti-roti di toko roti tersebut. Karena kicauan tersebut, saya jadi ingat salah seorang teman yang beberapa bulan lalu pernah memberikan saya roti yang berasal dari PAN-YA Bakery. Tapi saya selalu lupa kerap kali mau menanyakan dimana letak toko roti tersebut. Dan, saya pun lupa untuk browsing mencari informasinya sendiri. He he he.. Pada akhirnya, saya pun bertanya via akun twitter @PANYABakery, dan mendapat jawaban kalau PAN-YA Bakery berada di fX Lifestyle X-Nter F.5.

Setelah memakirkan kendaraan, saya dan keluarga pun bergegas menuju F.5 tepat dimana PAN-YA Bakery itu berada. Sesampainya kami di toko roti yang tidak terlalu luas itu, kami mendapati banyak sekali pembeli yang antri untuk membayar, dan menunggu datangnya roti baru ke tempat penjualan. Karena rada antri, dan harus menunggu roti baru, kami pun memilih untuk ashar dulu. Syukur  – syukur setelah ashar, toko roti itu rada sepi. Eh, ternyata benar. Selepas ashar, toko yang memiliki konsep Japanese Minimalis – memakai kayu warna cokelat gelap – agak sepi pengunjung.

PAN-YA BAKERY Tampak Depan

Karena sepi, saya pun bisa leluasa melihat – lihat semua jenis roti yang ada di PAN-YA Bakery ini. Bentuk rotinya lucu – lucu. Selain konsep Japanese Minimalis, toko roti ini pun memilih konsep open kitchen. Kabarnya, orang Jepang sendiri – khususnya kaum ekspatriat – sangat menyukai konsep open kitchen seperti ini. Karena, mereka bisa melihat proses pembuatan roti serta kebersihan dari toko rotinya itu sendiri.

Selain 2 konsep itu, PAN-YA Bakery juga menawarkan konsep healthy and fresh from the oven. Seperti yang kita ketahui, beberapa tahun ini, orang kita sedang sadar – sadarnya menjalani gaya hidup sehat, termasuk saya yang sejak 3.5 tahun lalu menjalani proses sadar diri. Konsep fresh from the oven ini dapat terlihat dari jumlah roti yang mereka letakan di depan, tidak terlalu banyak. Kalau rotinya habis, mereka segera membuatnya, dan itu pun tidak dalam jumlah yang banyak juga.

Dari sekian banyak jenis roti yang ada di PAN-YA Bakery, ada beberapa jenis roti yang menarik perhatian untuk saya beli, dan segera melahapnya.

1. OATMEAL

OATMEAL BREAD

Sebagai pecinta oatmeal, saya seringkali membuat kreasi dari bahan tersebut. Mulai dari martabak, soup, sampai bakwan pun pernah saya buat di dapur rumah saya. Tak jarang hasil kreasi saya bersama oatmeal saya share di akun twitter saya @Adiitoo. Saya pernah kefikiran untuk membuat kreasi roti dari oat, tapi tak pernah kesampaian. Begitu saya melihat roti ini tersenyum manis, saya pun tanpa fikir panjang membelinya. Yah, walaupun tidak 100% menggunakan oatmeal , roti ini cukup memuaskan lidah, dan dinding – dinding mulut saya. Roti yang dibandrol dengan harga 6.000 rupiah saja, cukup enak rasanya. Saran aja, kalau mau makan ini, jangan lupa sediakan air, ya. Seret bo!

2. KURUMI – AN – OYAKI

KURUMI – AN – OYAKI

Bagi kamu pecinta kacang merah, coba rasakan roti yang satu ini. Saya sering banget ngamuk kalau sedang merebus kacang merah yang tak kunjung lunak. Tapi di roti ini, kacang merahnya tidak terlalu lunak, tapi tidak keras. Walnut serta aroma pasta nya membuat ibu saya ingin lagi, lagi, dan lagi menyicipinya. Hehe .. Roti ini diberi harga 9.000 rupiah saja. Tekstur rotinya lembut.

3. CAFEBUN

CAFEBUN

Cafebun ini pilihan ayah saya. Roti bundar, dan berasa kopi ini sangat nikmat apabila dinikahkan dengan minuma berbau kopi juga. Ayah yang menikmatinya bersama kopi kesukaannya, cukup menerima roti satu ini. Tapi, ketika saya menyicipinya, kenapa kurang suka, ya? Apa faktor kalau saya ini bukan pecinta kopi seperti ayah? Entahlah. Dengan harga 9.000 saja, kamu bisa membawa pulang roti ini untuk menemani sore mu bersama secangkir kopi kesukaanmu.

4. CREAM CHEESE & RAISIN

Cream Cheese And Raisin

Roti yang sekilas mirip logo google chrome ini berisi daging, dan tentunya keju yang meleleh. Adik saya yang tidak terlalu suka keju, entah kenapa pada saat makan roti ini, tidak menolak sama sekali. Malah habis. Dia bilang, enak. Aroma kejunya ngga bikin dia eneg. Rotinya benar – benar lembut. Rasanya pun tidak terlalu asin karena ada keju di dalamnya. Satu roti bulat ini bisa dibawa pulang dengan harga 8.000 rupiah saja.

Kalau dilihat dari harganya, memang, PAN-YA Bakery ini agak sedikit mahal dari roti di “bicara roti”. Tapi, kualitas, dan rasa yang mereka suguhkan sepadan, kok, dengan harga yang mereka berikan. Di PAN-YA Bakery sendiri, ada roti tawar yang beraroma green tea dibandrol dengan harga 23.000 rupiah. Kalau saya tidak salah, namanya Mocha Shokupan atau apalah gitu. Ada juga, roti tawar dengan harga 100ribu rupiah. Saya lupa namanya. Tapi, saya yakin dengan harga yang – agak menguras dompet – roti itu punya rasa yang berbeda dari roti kebanyakan.

Oia, karena konsep PAN-YA Bakery ini healthy and fresh from the oven, roti ini bebas dari bahan pengawet. Roti ini tak bisa bertahan lama, hanya tahan 2 hari. Dan, ini bukan omong kosong belaka.

Jadi, waktu itu saya lupa kalau ada 1 roti yang belum saya makan. Nah, saya baru sadar malam keesokan harinya. Begitu saya mau memakannya, sudah tercium bau ngga sedap dari roti itu. Alhasil, roti Croque Monsieur saya buang begitu saja. Beda sama roti yang biasa ibu beli, 3 hari pun masih bisa dimakan.

Roti mungil ini yang terbuang begitu saja

Hmmm … Buat penggemar komik manga, katanya, roti – roti yang berada di PAN-YA Bakery ini, kebanyakan adalah roti – roti yang ada di dalam komik Yakikate !

Saya jadi penasaran sama komiknya. Dari beberapa review yang saya baca, komik Yakikate ini wajib untuk dibaca, dan dijadikan koleksi. Hmm.. Baiklah, besok akan saya cari.

Oke, kembali ke roti – roti itu. Sejauh ini, roti – roti di PAN-YA Bakery adalah roti terbaik yang pernah saya cicipi. Bisa jadi, favorit saya. Sayangnya, PAN-YA Bakery belum berniat membuka cabang di Bintaro. Mungkin, kalau dilihat dari pangsa pasarnya, di daerah Senayan, Sudirman, dan sekitarnya memang paling cocok untuk membuka gerai toko roti sehat ini.

Selamat mencoba …

Aditya Eka Prawira

Bahagia itu sederhana. Mending beri saya 10 helai baju untuk dicuci ketimbang 1 helai baju untuk disetrika :)

More from this author

27 comments

  1. Jadi laper… Ati-ati gemuknya nambah lho…

  2. Dari satu sampai empat,sepertinya saya tertarik nyobain yang nomer 4.

    Tapi kok ukurannya sepertinya kecil-kecil ya? Sekali lhep langsung abis, gitu…

    1. tapi ngenyangi, mbak. menurut saya, lho 🙂

  3. menggoda buat diicipicip, tapi aku ngga begitu suka roti Dit, tapi bolehlah kapankapan icipicip 🙂

    1. kamu ga suka roti? ga sukaaaaaa? sini, kasih aku aja kalau kamu ga suka :p

      1. beneran ngga suka, jd ya maaf ga bisa ngasihngasih roti ke kamu 😀

        1. kue deh kue #malahnawar. Hahah. baru kali ini nemu orang ga suka roti. Ga bisa keluar negri, nih. Hahaha =))

  4. Tampak lezat. Itu ngomong2 bisa ambil foto dibolehin sama tokonya? hehe … cuma penasaran

    1. ga dimarahin, mas. malah diem aja si mbaknya. sudah aku tanya di twitter sama mereka, ga papa juga. hehhee 😀

      1. itung2 promosi gratis, beda sama kios yang malah ga ngasih foto mungkin takut disaingi, xD

  5. anjir gue baru tau beginian
    padahal beberapa kali maen ke fx

    langsung deh ntar akhir pekan ke sana
    😀

    1. assssiiikkkk. ajak aku ya, mas. beliin, deh, beliin lagi. #sungkem

  6. cream cheese n raisin nya kayanya harus dicoba tuh… ntarlah kalo mampir ke FX

  7. Huaaaa kue-kuenya bikin ngiler gak sante, ajakin ke situ ya Dit kalo Rusa di Jakarta 🙂

  8. wah, tandingannya bakpia sama bakpao doyanan saya nih… 😀 tapi perlu dicoba

  9. wooow yummy and sexy food ya…? Farah quinn banget 🙂

    1. Hahaha … Iya kali Farah Queen, ada – ada aja kamu 😀

  10. Toko dengan open kitchen itu emang spesial deh. Karna bisa ngelihat porses pembuatan dan kebersihan toko itu sendiri. Pastinya kebersihan jadi fokus utama mereka.

    Roti jepang gimana rasanya deh mas? beloman pernah coba sih.. lemparin 1 dong haha

    1. Lemparin? karena roti ini ga pakai bahan pengawet dan nyampe ke Surabaya bakalan lama, entar jadinya basi. Sayang kan, masa pas kamu makan rotinya bau.

  11. Harganya ya standar ya,
    nggak mahal-mahal banget…

  12. Bentuknya ga ada Jepang-jepangnya sama sekali…
    *ngakak guling2….
    cuma yg nomor 2 itu isi kacang merah banyak modelnya di Jepang hehehe 😛

Tinggalkan Balasan