Jajal Sirloin Young di Holycow Steakhouse #CampBintaro

Horay! Di penghujung 2013, banyak kabar bahagia untuk para penghuni Tangerang Selatan. Pertama, ditangkap dan dijebloskannya Ratu Atut ke penjara, dan yang kedua dibukanya Holycow Steakhouse Bintaro di Sektor 5. Kurang apa coba?

Saya tahu kabar ini di Twitter, beberapa hari lalu. Sebagai orang yang baru sekali menjajal steak di Holycow, sudah tentu saya menyambut baik kabar bahagia ini.

Outlet Holycow Steakhouse

Senin kemarin saya memutuskan untuk mengambil cuti. Setelah melakukan banyak kegiatan di rumah, saya mengajak mama dan adik untuk nye-teak di sini. Tapi sebelumnya beli kado dulu buat papa yang baru saja berulangtahun tepat di hari Natal.

Kami sekeluarga suka sama tempatnya. Selain strategis, parkirannya pun enggak begitu besar, enggak juga kecil, pas. Bagian dalamnya, adem (karena ada kipas dan AC-nya). Kalau kata mama nuansa di Holycow Bintaro #IndonesiaBanget. Soalnya warna yang digunakan hanya putih dan merah. Persis seperti sang saka.

Nuansa Merah Putih

Jika dibandingkan dengan Holycow yang ada di Radio Dalam, sudah tentu saya menyukai yang di Bintaro. Luas banget dan tinggi. Saya ngerasa yang di Radio Dalam itu pendek dan pengap. Eh, pemiliknya sama enggak sih, Radio Dalam dan Bintaro ini?

Kalau Bintaro pemiliknya pasangan tersohor itu, Lucy dan Afit. Kalau di Radio Dalam?

Untuk pesanannya sendiri saya dan adik memilih Sirloin Young. Kalau saya memilih Sirloin Young, bayam, mashed potato, dengan saus mushrom. Sedangkan adik saya, Sirloin Young, buncis, kentang goreng, dengan saus BBQ.

Sirloin Young

 

:9

Enggak tahu apa karena siang itu sedang tidak ramai atau memang kerjanya yang sigap, saya tidak butuh waktu lama untuk menunggu pesanan saya tersaji di atas meja. Sekitar 7 menit, pesanan sudah ada di depan saya.

Tingkat kematangan untuk dagingnya sendiri, harus benar-benar matang. Soalnya pas liputan kemarin, sempat diceramahin sama dokter gizi karena suka makan daging setengah matang. Ha ha ha.

Dan ya, dagingnya empuk banget dan tidak terasa gosong, seperti waktu saya makan di Radio Dalam. Kemarin dagingnya benar-benar empuk, enggak bikin gigi sakit. Dagingnya juga enggak nyangkut di sela-sela gigi. Selain itu, juicy banget.

Menurut saya, tak usah dicampur saus juga sudah enak steak yang saya pesan. Pun dengan sayurannya, terlihat fresh. Kentangnya juga enak, enggak terlalu asin.

Enak banget

Si mama enggak mau mesan. Katanya takut nyempil di gigi. Tapi ketika nyomotin punya saya dan adik, si mama ketagihan. Giliran disuruh mesen saja, eh, enggak mau. Huhfffttt –*

Untuk pelayannya sendiri, cukup ramah. Cuma kok ya rada-rada labil, ya. Soalnya begini. Saya sempat bertanya ke salah satu pelayan, apakah di sana kalau ngetweet bakal dapat sesuatu? Eh, si pelayan bilang, enggak ada begituan.

Green tea dan brownies

Tapi, ketika saya tanya ke pelayan lainnya sambil menunjukkan tulisan di atas meja saya, malah bilangnya ada. Nah, lho, bagaimana, sih? Yasudahhlah.. Setelah ngetweet dan menunjukkan kicauannya ke si pelayan, dapatlah misu rasa green tea.

Kalau kata mama misu-nya aneh. Kebanyakan krimnya, sedangkan kuenya enggak terasa sama sekali, karena `nyelip` di bagian bawah.

Creamnya bikin eneg

Terlepas dari itu semua, secara keseluruhan saya suka makan di Holycow Steakhouse Bintaro Sektor 5. Dan akan kembali lagi, dua bulan mendatang (kumpulin duit lagi). Mungkin ada yang mau ngajak saya ke sini atau mau memberikan saya voucher makan gratis di sini, saya terima dengan lapang dada.

Total kerusakan sehabis makan di sini adalah Rp 218.700,-. Dengan catatan, Sirloin Young Rp 87.000, air mineral Rp 10.000 dan lain-lainnya.

 

Holycow Steakhouse
Jl. Menteng raya Blok FG1/6
Sektor 5 Bintaro, Tangerang Selatan, Banten.
(021)-53662815

Aditya Eka Prawira

Bahagia itu sederhana. Mending beri saya 10 helai baju untuk dicuci ketimbang 1 helai baju untuk disetrika :)

More from this author

15 comments

  1. di bsd juga ada Dit. Bikin kenyang emang! 😀

    1. BSD jauh, Mas. Kudu mutar. Kalau Bintaro tinggal lurus :p

  2. Yang di Radal beda owner Dit… hehehehe..

    1. Pantes. #barutahu

  3. aku juga suka holycow! apalagi klo di traktir adit. sukaaaaa bingiiiit.. :))

    1. Uh. Aku traktir kamu holycow, kamu traktir aku lobster, ya (yang ownernya sama) 😆

  4. ah menu baru tuh ya Sirloin Young? mau dah main ke camp Bintaro kalau udah berduit lagi. Karena taste dan menu-nya beda dengan yang jaringan camp BSD-Radal.

    1. Waduh, aku kurangtahu apakah itu menu baru atau tidak? Soalnya baru ngejajal steak ini dua kali. Dan enggak ngeuh.. Ga ngikutin sepak terjangnya 😀

  5. Hmmm…. Bintaro jauh sih dari Lebak Bulus… 😀

    1. Enggak kok kak. Kan sudah ada TOL. Enggak jauh lho dari TOL Pondok Ranji.

      Ayo, ke sini.

  6. Belom kesampaian mau makan ini. Hahahaha

    1. Sabar saja, kak. Tahan kak, tahan

  7. daging holycow itu enaknya medium rare =))

  8. Aku blm perna nyobain holycow steakhouse, tapi sering steakhotel by holycow yang disabang.

    Enakan mana kak diantara ke 2 itu ????

Tinggalkan Balasan