Indonesia Bebas Anemia

Orang yang Terbiasa Minum Teh Saat atau Sesudah Makan Rentan Anemia

Anemia rentan dialami individu yang suka minum teh sesudah makan besar. Dan, kondisi kekurangan asupan zat besi ini paling bersahabat dengan perempuan ketimbang laki-laki.

Oleh karena itu, apabila kamu adalah perempuan, termasuk orang yang kalau sedang diet pasti menghilangkan salah satu sumber paling penting yang dibutuhkan tubuh (karbohidrat), atau tak bisa lepas dari kebiasaan minum teh sambil makan, ada baiknya kamu juga menambahkan suplemen seperti Sangobion dengan terlebih dulu melakukan konsultasi ke dokter.

Kebiasaan buruk di atas sudah lama dilakukan orang kita. Ditambah kemunculan sebuah iklan dengan jargon apapun makanannya minumannya teh (dalam botol). Merasa yang tampak dalam iklan sering dilakukan, kita pun membenarkan tindakan tersebut.

Saya entah berapa kali ditolak buat donor darah. Gara-garanya Hb saya di bawah normal; kurang dari 11. Dokter kemudian mendiagnosis saya dengan difensiensi (kekurangan zat besi), yang bila didiamkan membuat saya berisiko anemia.

Pantas saja saya sering keliyengan. Mudah letih, lemah, dan lesu. Saya merasa makanan saya selalu yang sehat-sehat, makan buah dan sayur tak pernah absen saya lakukan, pun dengan berolahraga. Kenapa jadi berisiko anemia begini?

Namun, pola makan sehat yang saya kerjakan dianggap tidak seimbang. Lantaran saya mengurangi, bahkan tak jarang menghilangkan, sumber karbohidrat dari piring makan sehari-hari. Rupanya, banyak makan buah dan sayur bukan jaminan tubuh bakal sehat 100 persen kalau ternyata ada satu kesalahan kecil yang kerap kita lakukan tanpa sadar.

Saya memang tidak minum teh manis. Saya lebih sering minum teh hijau, dan meminumnya tak lama dari makan besar. Rentang waktunya tidak lebih dari 30 menit, yang mana anjurannya adalah empat jam setelah makan. Atau di saat tea time.

Sayuran hijau, protein hewani dan nabati, dan buah-buahan membantu kita memenuhi asupan zat besi yang dibutuhkan tubuh. Akan tetapi semua sumber itu tidak akan bekerja maksimal apabila tak lama setelahnya kita memasukkan teh, yang menghambat proses penyerapan zat besi.

Senam Anemiaction Supaya Indonesia Bebas Anemia

Minggu, 2 April 2017, saya hadir di acara senam Indonesia Bebas Anemia. Senam yang diikuti lebih dari seribu orang ibu-ibu di halaman parkir Keong Mas, Taman Mini Indonesia Indah, digagas oleh Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia (PDGMI) dan Merck Indonesia.

anemia
Lawan Indonesia Bebas Anemia

Kampanye Indonesia Bebas Anemia ini pertama kali diperkenalkan pada medio 2016. Dengan tema Lawan Anemia, Tingkatkan Semangat Bekerja. Pemilihan tema ini sesuai dengan dampak dari anemia itu sendiri, yaitu dapat menurunkan produktivitas.

Setiap tahunnya tuntutan untuk para pekerja supaya lebih produktif dan aktif terus meningkat. Namun, sering tidak diimbangi dengan konsumsi makanan sehat dan bergizi. Termasuk zat besi.

bebas anemia
Peserta senam Indonesia Bebas Anemia

PDGMI menyebut, anemia akibat kekurangan zat besi merupakan salah satu pembunuh diam-diam yang berkontribusi hampir 20 persen dari kematian orang dewasa akibat kekurangan darah lantaran kurangnya asupan zat besi.

Agar angka itu tidak terus bertambah, DR Dr Yustina Anie Indriasari MSC SpGK, Spesialis Gizi Klinik dari Rumah Sakit Wanita dan Anak St Carolus, Tangerang, memberikan edukasi singkat kepada seluruh peserta senam tentang apa itu anemia, apa penyebab anemia, bagaimana mencegah anemia, dan menyembuhkan anemia itu sendiri.

senam anemia
Dr Michael Triangto memperkenalkan semua Anemiaction.

Kemudian, Dokter Spesialis Kesehatan Olahraga, Michael Triangto, memperkenalkan senam buatannya bernama Anemiaction. Bagaimana juga latihan fisik akan meningkatkan efisiensi tubuh untuk mengikat oksigen dengan lebih baik, terutama dengan latihan kardio (aerobik). Dengan karakteristik, gerakan dilakukan berulang, intensitas ringan sampai sedang, dan bisa dilakukan dalam jangka waktu panjang.

Dan, Anemiaction ini cocok sekali dilakukan oleh orang-orang yang ingin mencegah anemia, maupun pasien anemia itu sendiri. Namun, tujuan senam ini bukan untuk menyembuhkan anemia, tapi supaya tubuh lebih bugar sehingga dapat beraktivitas dengan baik. Bilamana diperlukan, pemberian suplemen seperti Sangobion harus dilakukan.

senam anemia anemiaction
Salah satu gerakan senam anemiaction

Senam Anemiaction adalah sebuah gerakan yang mengombinasikan sejumlah gerakan sederhana dan fokus pada beberapa bagian tubuh. Ada peregangan bawah, tengah, dan atas. Karakteristik dari senam ini adalah saat peregangan, membentuk huruf A, N, E, M, I, A.

Antara Mona Ratuliu, Diet yang Buruk, dan Anemia

Saya sampai di TMII pukul 06.00 WIB. Jumlah ibu-ibu yang akan mengikuti senam Indonesia Bebas Anemia masih belum banyak. Sehingga saya bisa leluasa menengok semua kegiatan yang ada di dalam tenda, yang berada di sebelah kanan dan kiri dari arah pintu masuk.

pemeriksaan anemia
Mona Ratuliu di Tenda Tanya Anemia Center

Tenda yang sebelah kiri digunakan sebagai Tanya Anemia Center. Kurang lebih belasan ahli telah disiapkan untuk memeriksa seluruh peserta, apakah berisiko anemia atau tidak. Metode yang mereka gunakan adalah tanya jawab dan diakhiri dengan melihat warna lendir di dalam kelopak mata.

Semakin merah semakin baik tandanya. Sebaliknya, apabila warnanya pucat, itu tanda kita kekurangan zat besi yang bisa saja berujung anemia. Saya bersyukur hasil pemeriksaannya baik-baik saja.

Di tenda itu saya bertemu Mona Ratuliu. Aktris yang didaulat menjadi Duta Kampanye Indonesia Bebas Anemia rupanya pernah mengalami anemia. Sebagai mantan pasien, Mona tentu tak ingin hal buruk yang menimpanya dulu terjadi kembali. Ia sebisa mungkin rutin mengecek kesehatannya.

indonesia bebas anemia
Peserta senam Indonesia Bebas Anemia

Kepada saya dia bercerita, anemia akibat kekurangan zat besi dialaminya karena pola konsumsi sehari-hari yang salah. Maklum, sekaliber apa pun seorang selebritis, apabila sudah di lokasi syuting harus nerimo makanan yang diberikan pihak katering.

Selain itu, Mona jarang sekali berolahraga, dan terbiasa minum teh setelah makan besar. Bahkan, cukup sering Mona melewatkan sarapan atau makan besar di jam lainnya dengan alasan sibuk. Turunnya angka di timbangan sempat membuatnya happy. Namun, setelah tahu bahwa ternyata kadar hemoglobinnya 11, ia pun tak lagi memikirkan angka di timbangan.

Baginya yang penting sekarang, pola makan sehari-hari harus benar, olahraga juga harus rutin, sehingga sepulang syuting tidak merasa lemah, letih, maupun lesu yang mengakibatnya tidak bisa bermain dengan buah hati tercinta.

Sekarang Mona Ratuliu sudah terbebas dari anemia. Hb berada di angka normal, asupan makanan sehari-hari tak ada yang dihilangkan hanya dikurangi, dan olahraga mulai dijadikan kebiasaan olehnya.

Aditya Eka Prawira

Bahagia itu sederhana. Mending beri saya 10 helai baju untuk dicuci ketimbang 1 helai baju untuk disetrika :)

More from this author

2 comments

  1. Padahal aku suka minum teh lo. Ternyata gak baik juga ya..

Tinggalkan Balasan