Dompetku Penolong di Kala Sibuk

Kemarin seorang teman bertanya kepada saya, apa sih hal menyebalkan dari pekerjaan yang kita lakoni saat ini? Kalau menurut dia, hal paling menyebalkan saat kliennya banyak permintaan ketika pekerjaan itu sudah mau selesai. Sedangkan saya, hal paling menyebalkan dari pekerjaan saya adalah ketika pulsa yang ada di kedua hape sekarat.

 Dalam pekerjaan saya, dua hape dirasa cukup, BB untuk mengirim naskah berita, dan hape satu lagi–yang memiliki kualitas gambar bagus–digunakan untuk mengirimkan gambar yang terjadi di lapangan. Ini biasa terjadi kalau saya ditugaskan meliput sebuah peristiwa seperti Sidak, dan kegiatan yang memang membutuhkan gambar untuk lebih meyakinkan pembaca.

Paling gengges memang,  kalau tiba-tiba saja hape yang khusus untuk mengirimkan foto tersebut kuotanya habis. Mau enggak mau kan, harus perpanjang paket, meskipun masa aktif belum habis.

 Dan yang lebih malesin nyalagi, kalau pas mau isi pulsa, tukang pulsa enggak ada, dan saya selaku penjual pulsa saldonya habis. Klop!

 Pernah tuh kejadian, waktu saya liputan ke Ujung Genteng. Banyak foto yang harus dikirim, eh, kuota malah habis. Mau isi pulsa, takada pula yang jual. Pas saya cek saldo pulsa jualanan saya, gak cukup sama sekali. Dih! *sebagai penjual pulsa saya merasa kotor*

 Untunglah, isi rupiah di Dompetku cukup untuk mentransfer pulsa ke nomor yang kuotanya habis itu. Tinggal tekan *789# , cari Pembelian lalu pilih pulsa, ikuti petunjuk sampai jumlah nominal pulsa yang diinginkan keluar (dari 5K sampai 100K ada semua) lalu masukkan nomor tujuan, tanpa perlu menunggu lama pulsa yang ditunggu pun sampai ke nomor satunya lagi. Padahal, nomor saya yang satunya lagi beda provider.

 Setelah pulsa terisi, langsung deh kuota yang ada di nomor itu saya perpanjang, dan saya pun bisa mengirim foto untuk berita yang sudah saya kirim sebelumnya. Begitu foto sampai di redaksi, berita sudah dapat dinaikkan.

 Kalau media online, hal-hal seperti ini harus diperhatikan betul. Telat sedikit saja, media sebelah sudah tayang beritanya. Sebisa mungkin, hal seperti itu jangan sampai terjadi pada saya.

 Oia, Dompetku yang saya maksud bukan dompet kulit yang biasa saya bawa, ya. Tapi, Dompetku ini layanan uang elektronik dari Indosat.

 Dompetku dibuat oleh Indosat, untuk memungkinkan pelanggan setianya dapat melakukan berbagai transaksi seperti yang sayala kukan, transfer pulsa.

 Tidak hanya untuk transfer pulsa, lho. Dompetku juga dapat digunakan untuk pembayaran tagihan, pembelian barang di mitra kerjasamanya Indosat–Alfamart–bahkan pengiriman uang sekalipun.

 Kalau dilihat cara kerja Dompetku ini mirip e-banking. Dompetku cocok buat siapa saja yang malas mengurus e-banking, tapi maunya ringkas, dan serba cepat

 Selain itu, kalau kita ((((KITA??)))) mau menggunakan e-banking harus mengurus segala administrasinya ke bank dulu. Sedangkan Dompetku, enggak perlu seribet itu. Cara aktivitasinya juga cukup gampang. Malah gampang bingits. Pakai Indosat, kan? cukup tekan *789# untuk melakukan pendaftaran, dan ikuti saja langkah-langkahnya.

Buat narablog yang menggunakan nomor Indosat di hape Android, dapat mendownload Dompetku ini di Play Store. Tapi, berhubung saya orangnya ogah ribet, mending via SMS saja.

Setelah selesai registrasi dan tetek bengek lainnya, kamu akan menerima PIN layanan Dompetku yang dapat kamu ubah semaumu. Jika kamu kurang sreg dengan PIN yang ada, kamu tinggal mengubahnya saja.

 Caranya, ketik PIN (spasi) PIN lama (spasi) PIN baru yang kamu setting sendiri, dan kirim ke 789. Dan seperti biasa, selalu ada special bonus yang dapat kamu nikmati.

Buat kamu pengguna jaringan penyediaan ATM ALTO dan Prima dapat melakukan isi ulang saldo Dompetku melalui ATM dompetku, ATM Bersama, Permata Bank. Nah, tinggal pilih deh, mau yang mana?

Yasudah, buat kamu yang penasaran dan ingin mengetahui soal Dompetku ini, silahkan cek video `MengejarOnthel` ini saja. Oke, oke.

Aditya Eka Prawira

Bahagia itu sederhana. Mending beri saya 10 helai baju untuk dicuci ketimbang 1 helai baju untuk disetrika :)

More from this author

21 comments

  1. penjual pulsa kehabisan pulsa? yasalam

    1. Penjual pulsa juga manusia biasa, Mas Didut 🙁 #dikeplak

  2. kisah yang seru…
    lalu jika pulsa dihape abis, tidak ada yang jualan pulsa dan apesnya lagi Dompetku punya Indosat juga tidak ada saldonya?
    apa bisa ngutang dulu 🙁

    1. Nah, kalau itu jangan sampai terjadi, dong 😀

  3. makanya pake paska bayar dong :))

    1. Aku orangnya boros, MAs. 😆 bisa-bisa enggak terkontol.

  4. Lah! Ta’ pikir beneran dompet as literally..
    Ternyata…. 😆

    1. ternyata bukan :p

  5. makin mudah aja ya mas sekarang untuk pembayaran

    1. hooh. lama-lama cara modern tak berlaku lagi 🙂

  6. HAHAHA… orang jualan pulsa, bisa kehabisan pulsa juga… gmn klo ada orang beli pulsa klo kayak gitu?

    1. kan ada #IndosatDompetku

  7. Kalau saya mah berdoa moga aja ada yg salah kirim pulsa.

  8. Istrikku juga makai aplikasi ini kayaknya deh, hehehee

    1. wah, pasti buat belanja kebutuhan sehari-hari

  9. bisa kirim pulsa ke aku gak Dit ?? kirimin dong… #ngelunjak

  10. Wah, tiap operator makin berlomba2 aja ya 😀
    Belum pernah nyobain yang kayak beginian 😀
    Udah merasa nyaman dengan mobile ataupun sms banking 😀
    Tapi gak tahu ya besok2 😀

    1. Cobain saja dulu, kak 😀

  11. “Tttapi, bagaimana dengan hadiahnya? Sayang kalau dibuang begitu saja!” Petugas itu kembali nyerocos, sementara mata Leera sudah terdapat api yang membara.

Tinggalkan Balasan