Bubur Manado Mana Lagi Yang Kau Dustakan Kenikmatannya?

Jalan-jalan sehat di hari Minggu pagi , tak jarang saya sisipkan dengan berkuliner yang sehat pula. Salah satunya, dengan menyicipi makanan khas Manado di Pasar Moderen Bintaro, Tinutuan atau bubur Manado.

Saya suka segala jenis bubur. Bubur kacang hijau, bubur ayam Madura, bubur ayam Tasik, sampai bubur Manado. Semua saya suka.

Ketertarikan saya sama makanan khas satu ini bermula saat diajak oleh seorang teman yang berdarah Manado santap siang di rumah orangtuanya. Waktu itu yang disajikan orangtuanya ada cakalang, tuna asap, sup kacang merah, sampai bubur Manado ini. Sejak saat itulah saya mulai jatuh hati pada masakan khas Sulawesi Utara ini.

Gimana tidak, saya yang penyuka sayuran ini begitu sumringah begitu mengetahui banyak terdapat sayuran di dalam bubur Manado. Kurang lebih ada 7 sayuran di dalamnya. Ada labu kuning, singkong, bayam, kangkung, daun gedi, jagung, dan kemangi.

Seporsi Bubur Manado
Sayurannya berlimpah ruah
Ikan Asin

Waktu di Pasar Moderen Bintaro, saya memasan seporsi bubur Manado yang ditemani dengan seporsi ikan cakalang. Entahlah, ikan cakalang ini membuat saya jadi ‘tamak’. Maunya mesan lagi, mesan lagi, dan mesan lagi. Ibu saya sendiri tahu betul kalau anaknya ini maniak terhadap masakan Manado. Tiap kali ibu tidak masak, beliau menyempatkan diri untuk membeli masakan Manado di restoran tersebut.

Tak jarang setelah membeli itu, ibu menelepon saya sekedar untuk mengingatkan, “Jangan sampai makan di luar ya, bang. Mama tadi beli ikan cakalang dan lain-lainnya.” Nah, kalau sudah seperti ini, saya tak dapat berbuat banyak, terpaksa menahan lapar demi menyantap masakan yang sudah dibeli itu.

Ikan Cakalang
Belum Dicampur Ikan
Bubur Manado Sudah Dicampur Ikan *lezat*

Di Manado sendiri,  kabarnya dan menurut cerita teman saya itu, makanan satu ini dapat dijadikan makanan pergaulan antar kelompok masyarakat di sana. Memang iya, ya? Wah, kalau seperti itu, berarti saya sudah gaul dong, ya? #dikeplak

Oia, bubur Manado ini dibandrol dengan harga Rp 10 ribu dan ikannya dihargai Rp 7 ribu.

Jadi, bubur Manado mana lagi yang kau dustakan kenikmatannya?

Aditya Eka Prawira

Bahagia itu sederhana. Mending beri saya 10 helai baju untuk dicuci ketimbang 1 helai baju untuk disetrika :)

More from this author

28 comments

  1. INilah kan,
    asyik kuliner saja si Adit ini.
    Memang bubur manado itu sedap dek….. setuju aku.

  2. Bubur Manado mirip bubur ayam pada umumnya ya Dit, kalau bubur ayam pakai ayam, yg manado nih khasnya ya dengan ikan cakalang?.

  3. habis maksi trus baca ini kemudian jadi lapar lagi…

  4. bubur manado memang enak Dit…. ga ngajak ngajak nih kalau soal makan makan ini…

  5. Bubur ayam Tasik ada di mana kalo di Jakarta, Dit? *kangen makanan tasik*

  6. Sejujurnya Dit, aku belum pernah makan bubur manado :'(
    Bukan karena belum pernah nemu, tapi masih nggak tahan liat teksturnya yang kayak…. ngggg…. *sinyalilang

    1. ayahku juga nggak suka. katanya kayak eek. Hahaha.. tapi aku suka :p

  7. Buburnya terlihat berantakan 😐
    Tapi aku suka ikan nyaaa…
    Aku blm pernah makan ini jg sih, tp krg suka sm penampilannya ._.

  8. Ah, soal bubur Manado udah gak bisa dipungkiri lagi deh kenikmatannya.
    Bener2 sedap banget rasanya 😀
    Tapi kalo ada bibir manado, pasti nikmatnya jadi tiada tara #eh :))))

    1. Hahaa,, betul itu.. mantap sudah..

  9. Btw, keren nih temanya.
    Suka sama judul postingan dan kategori yang warna hurufnya ada 2 jenis gini 😀

  10. Sangat menggugah selera bubur manado nie,, sipp sippp

  11. enak bener keliatannya….saya pernah coba sih…

  12. Manado, yang punya slogan ”Torang Samua Basudara (Kita Semua Bersaudara)” ini sering disebut juga ”Kota Tinutuan”. Pasalnya, di berbagai sudut kota ini kita dengan mudah menemukan tempat makan tinutuan atau kita kenal juga dengan sebutan bubur manado.

  13. Rombongan kami langsung memesan bubur manado/tinutuan yang menjadi andalan, trus mie cakalang kuah mie cakalang goreng perkedel nike ikan cakalang goreng pisang goreng. Kalo ngak salah masih ada banyak menu chinese food seperti Capcay, Cumi Bakar, ikan bakar dll, tapi karna kita datang nya kesorean maka yang tersisa hanya menu ala manado saja.

Tinggalkan Balasan