BodyKey by NUTRILITE untuk Mereka yang Selalu Gagal Jalani Diet

Amway baru saja memperkenalkan program pengelolaan berat badan berbasis ilmiah dengan pendekatan personal bernama BodyKey by NUTRILITE.

Mamah Wiwik mengundang saya dan rekan-rekan blogger lain ke acara perkenalan BodyKey by NUTRILITE di Kota Kasablanka, Selasa, 15 Maret 2016. Sudah delapan tahun saya diet tapi sampai sekarang belum menemukan pola diet yang benar-benar bikin saya nyaman dan mau menjalaninya seumur hidup. Mungkin program milik Amway yang menjadikan penggebuk drum band Alexa, Fajar Arifan adalah jawaban.

Di sepanjang saya menjalani diet, entah berapa macam jenis diet yang pernah saya coba. Diet A yang cuma minum air putih saja selama dua minggu, pernah. Gara-gara seorang teman di kampus berhasil menurunkan bobot tubuhnya sebanyak hampir 10 kilogram dengan cara kayak begitu, saya latah menirunya. Dia sih santai-santai saja karena ternyata dia juga mengonsumsi buah yang banyak airnya. Informasi itu luput dari pendengaran sehingga saya hanya minum air putih saja tanpa makan apa-apa termasuk buah.

Belum dua minggu saya pilih mengibarkan bendera putih. Nggak kuat. Saya drop, jatuh sakit, dan harus istirahat selama tiga hari. Selama recovery dengan masa bodohnya saya menyantap nasi Padang yang dibawa pulang. Berat baru turun dua kilogram, sudah harus naik empat kilogram. Bye!

Pernah juga menjalani program penurunan berat badan dengan cara lari di siang hari menggunakan mantel. Lagi-lagi karena saya latah begitu mendengar cerita temannya teman di kos yang berat badannya turun banyak karena lari. Saya lalu menirunya, sok-sokan lari padahal tidak pernah olahraga selama puluhan tahun. Hasilnya tetap nol. Berat turun juga kagak malah cedera lutut. Saya minim sekali informasi mengenai lari. Saya tidak tahu kalau ternyata sebelum lari harus pemanasan dulu. Dan tidak semua orang diperbolehkan menggeluti olahraga satu ini, salah satunya orang dengan obesitas kayak saya ini.

Dari pengalaman itu saya jadi tahu bahwa yang cocok di diri orang lain belum tentu cocok di diri kita. Persis seperti omongan Periset Senior dari Riset dan Investigasi Klinis Amway, Kristin Morris, pendekatan yang efektif bagi individu A belum tentu efektif jika diterapkan oleh individu B, C, D, atau Z. Begitu juga sebaliknya. Kalau mencoba diet A yang ternyata tidak cocok, jangan marah dan jangan langsung men-judge diet A itu buruk atau orang yang menyarankan diet itu pembohong.

Perubahan saya setelah mencoba banyak jenis diet. Yang tidak baik saya tinggalkan, yang kira-kira baik dan bikin nyaman saya lanjutkan.

Untuk itu BodyKey by NUTRILITE menekankan pentingnya memahami kondisi orang per orang sebelum memberikan rekomendasi program yang tepat. Orang yang ingin menurunkan kadar lemak saja tentu akan berbeda cara dietnya dengan orang yang mau menambah massa otot. Dan tidak selalu yang namanya diet itu pasti tidak makan karbohidrat lalu menggantinya dengan mengonsumsi protein yang banyak.

Ada pun alasannya menurut Kristin, karena masing-masing individu memiliki aktivitas, pola makan, tingkat stres, kualitas tidur, hingga pola berpikir yang berbeda. Enam faktor inilah yang menjadi variable penting guna membantu setiap pelaku diet mewujudkan mimpinya memiliki berat badan ideal.

Periset Senior dari Amway, Kristin Morris, juga pernah menjalani pola diet yang sehat

Deputy General Manager, Amway Indonesia, Rizal Arnex, bagi siapa saja yang ingin mengikuti program BodyKey by NUTRILITE harus menjalani tes bernama BodyKey Personalise Assessment Test terlebih dahulu. Tes ini adalah sebuah penilaian yang dirancang para ilmuwan di bidang kesehatan di NUTRILITE Health Institute untuk menghasilkan saran serta rekomendasi yang sesuai kebutuhan setiap pelaku diet guna mewujudkan atau mempertahankan berat badan ideal.

Saya jadi penasaran, lebih tepatnya kepo, alasan apa yang membuat seorang Fajar ALEXA menjalani program ini. Sejak dikenal sebagai pelaku gaya hidup sehat, cukup sering saya menjadikan hot daddy ini sebagai narasumber. Fajar bukanlah sosok yang mudah percaya akan program diet yang jumlahnya tidak sedikit.

Namun, semua berubah kala Fajar yang berhasil melewati rintangan dalam ajang Iron Man 2015 (cabang olahraga yang mengharuskan pesertanya berenang dengan jarak 1,9 km, bersepeda 90 km, dan lari 21,1 km) berkenalan dengan program BodyKey by NUTRILITE.

Hal mendasar yang membuat Fajar jatuh hati karena program ini tidak hanya berfokus pada penurunan angka di timbangan saja melainkan diajarkan keseimbangan. Memang, butuh adaptasi agar nyaman menjalani program ini. Tentu butuh perjuangan juga. Apalagi dari hasil tes diketahui kalau dia harus mengonsumsi karbohidrat yang sehat, menghindari lemak dengan tidak mengonsumsi gorengan dan makanan tidak sehat lainnya. Jelas butuh perjuangan ekstra untuk menahlukannya. Terlebih sebagai anak band, tak jarang Fajar harus mengonsumsi makanan tidak sehat karena jauh dari rumah.

Fajar ALEXA badannya beneran jadi. Padahal dulu berat badannya 88 kilogram sekarang 68 kilogram. *elus jenggotnya*

Melalui program BodyKey by NUTRILITE calon pengguna akan mendapat produk-produk berkualitas. Ada asupan tinggi serat yang jelas tidak mengandung zat pengawet, pewarna, atau pemanis buatan sehingga aman bagi tubuh. Kandungannya pun terdiri dari protein, serat, 25 vitamin dan mineral. Sehingga produk ini minimal akan memenuhi sepertiga dari kebutuhan nutrisi harian sekaligus akan lebih efektif dalam mengenalikan asupan kalori pengguna. Tak hanya itu, kandungan serat membuat pengguna merasa kenyang lebih lama. Informasi yang lebih lengkap sila klik di sini.

Saya mungkin akan mencoba program pengelolaan berat badan berbasis ilmiah satu ini. Bagi saya, mencari pola diet yang cocok sama seperti mencari pasangan hidup untuk diajak ke jenjang yang lebih serius. Jalani dulu kalau memang tidak cocok putus. Cari lagi, jalani lagi, ternyata tidak cocok ya putus lagi. Waktu sama kita berantem melulu, giliran sama orang lain malah awet, langgeng, menikah, dikaruniai anak, dan hidupnya bahagia. Begitulah diet, selalu saja cocok-cocokan.

Dalam menjalani program diet, saya harus rela menjadikan diri sendiri kelinci percobaan. Kalau tidak begitu saya tidak akan tahu mana yang benar-benar cocok. Kalau kalian penasaran bagaimana program BodyKey by NUTRILITE pantau terus Twitter TehNita dan a Fabulous Mommy Febry Meuthia.

Aditya Eka Prawira

Bahagia itu sederhana. Mending beri saya 10 helai baju untuk dicuci ketimbang 1 helai baju untuk disetrika :)

More from this author

8 comments

  1. Bener juga ya… pola hidup kita tentu mempengaruhi kebutuhan nutrisi harian. Jadi pola dietnya pun kudu ngikutin pola hidup kita…

    NICE

  2. Huweee ada nama akuuuh. Nyaris seminggu mengikuti program BodyKey by Nutrilite ini, body fat aku turun 2%. Not bad!

  3. Hasil diet emang berbeda-beda tiap orang. Aku coba GM Diet kayak cuma turun 2 kg, temenku turun 5 kg. -__-

  4. Oh jadi kamu suka yg berjenggot2 gitu yaa kak hahahaha

  5. Pasti mahal ya ikut diet BodyKey? Gw setahun cuma berhasil turun 8 Kg karena rutin jogging. Tapi efeknya skrng lutut agak cedera wlw sdh pemanasan pendinginan. Bahaya jg jd jarang jogging lagi. Cuma jd naik lagi BB nya skrg 😥😥.

Tinggalkan Balasan