Berkunjung ke Kampung Djamoe Organik Martha Tilaar

Sabtu (2/2/2013) saya berkunjung ke Kampoeng Djamoe Organik (KaDO) milik Martha Tilaar yang ada di daerah Cikarang Selatan, Bekasi.

Sebenarnya di undangan sendiri tertulis kalau acara ini diperuntukkan bagi para wanita. Berhubung acara ini masih ada kaitannya dengan kerjaan saya, saya meminta izin untuk ikut serta supaya bisa bertemu dengan si empunya tempat, Martha Tilaar, untuk bisa saya wawancarai.

Ternyata saya diizinkan untuk ikut dalam rombongan, alhasil pas hari H di dalam bis sayalah yang paling ganteng seorang diri di antara para rombongan wanita tersebut. 😆

Singkat cerita. Setelah menempuh perjalanan 1,5 jam dengan menaikki bus ‘burung biru’, sampailah saya bersama rombongan di tempat tersebut.

Saya sendiri baru tahu kalau ternyata di daerah Cikarang sana ada tempat untuk bercocok tanam. Saya pikir di sana cuma ada pabrik doang, ternyata ada juga tempat sekeren ini.

Kampung Djamoe Organik (KaDO) Martha Tilaar luasnya sebesar 9Ha. Di sana ditanam tanaman obat-obatan yang nantinya akan diproduksi menjadi jamu, kosmetik, dan hal-hal menyehatkan lainnya.

Sampai di tempat tersebut, kami semua langsung disambut oleh para karyawan Kampung Djamoe Organik, dan langsung diperlihatkan tanaman yang sudah kering, sebelum akhirnya kami semua dibawa ke tempat yang lebih luas lagi.

Tanaman yang Sudah Kering

Setelah selesai perkenalan tahap awal, kami semua diajak untuk masuk ke dalam rumah Manado, dan kami semua diberikan minuman ucapan selamat datang berupa jamu.

Rumah Manado ini tempat persinggahan bagi seseorang yang ingin masuk dan menjelajah kampung secara menyeluruh. Di rumah Manado ini, bagi wanita yang memakai sepatu hak tinggi, bisa dilepas dan mengganti dengan memakai sandal jepit yang tersedia di tempat itu.

Oia, ngomongin soal jamu, ternyata jamu yang saya minum adalah jamu untuk para wanita. Saya baru tahu itu, pada saat mendengar rombongan lain yang ngomong, “Jamunya enak, ya.. Katanya jamu ini bisa bikin kulit mulus, lho!”. Nah, lho! 😀

Rumah Manado
Minuman Selamat Datang

Setelah masuk ke rumah Manado, dikasih minuman selamat datang, dan dibagikan kelompok, kami semua akhirnya di menjelajah Kampung Djamoe Organik (KaDO) tersebut.

Asli, tempatnya keren banget. Di tempat seluas itu, bukan hanya ada tanaman obat-obatan, tapi juga danau buatan yang berfungsi untuk menampung air, dan air itu nantinya akan digunakan untuk menyiram seluruh tanaman obat-obatan yang ada di kampung itu. Di samping danau itu, terbentang luas sawah yang ditanami padi-padi organik yang hijau banget.

Sawah Padi Organik
Danau Buatan

 

Tanaman obat-obatan di Kampung Djamoe Organik (KaDO) Martha Tilaar jumlahnya banyak banget. Lebih dari 100 tanaman kali, ya. Dan semua itu benar-benar enak dipandang mata.

Yang saya ingat, di Kampung Djamoe Organik (KaDO) Martha Tilaar ada tanaman gingseng Indonesia, pohon Jayanti atau Jati Cina, dan Jati Belanda.

Jati Cina dan Jati Belanda ini bermanfaat untuk kamu-kamu yang obesitas. Buat kamu yang ingin langsing, rajin-rajin aja minum jamu olahan yang terbuat dari Jati Belanda dan Jati Cina ini.

Selain itu ada tanaman daun prasmanan, daun kentutan, sekar sari tanjung, pandan wangi, pandan toang, kecibiling, dan lain-lain.

Daun kentutan biasanya digunakan untuk orang-orang yang tidak bisa kentut selama beberapa hari.

Sekar sari tanjung biasanya dipakai untuk membuat bedak para wanita. Pandan wangi biasanya dipakai untuk perawatan di SPA.

Kecibiling apabila dikeringkan dan diracik sebagai minuman biasa dipakai untuk mengobati batu ginjal.

Karena banyak tanaman dan bunga-bunga, kupu-kupu pun tak mau ketinggalan untuk senantiasa meramaikan kampung itu.

Kupu-kupu

 

Kami semua bukan hanya diajak untuk melihat tanaman obat-obatan saja, lho. Kami juga diajak untuk melihat proses bagaimana Jati Belanda diproduksi. Dan juga diperlihatkan jamu-jamu yang sudah dikeringkan dan sudah dimasukkan ke dalam lemari kaca.

Jenis-jenis jamu yang dikeringkan dan dimasukkan ke dalam lemari adalah:

  • Majakan
  • Temu Giring
  • Saga Manis
  • Rosela
  • Beluntang
  • Remujung
  • Temu Luwak
  • Salam
Proses 1
Proses 2

 

Kampung Djamoe Organik (KaDO) Martha Tilaar
Kampung Djamoe Organik (KaDO) Martha Tilaar

 

Kampung Djamoe Organik (KaDO) Martha Tilaar

 

Puas. Itulah yang saya rasakan ketika melihat keseluruhan tanaman obat-obatan itu. Ilmu saya pun bertambah karena penjelasan yang sangat jelas yang diberikan oleh karyawan Kampung Djamoe Organik (KaDO) Martha Tilaar.

Selesai melihat keseluruhan tanaman, kami rombongan diajak masuk ke dalam rumah bamboe untuk mengikuti sebuah acara dan diujung acara kami semua menyantap makanan yang telah disediakan oleh pihak penyelenggara.

Oia, bagi narablog yang ingin mengajak keluarga, terutama anak Anda, main ke tempat ini juga bisa, lho.

Soalnya di Kampung Djamoe Organik (KaDO) Martha Tilaar menyediakan sebuah program yang diberi nama Training and Learning Program.

Beberapa program pelatihan singkat juga disediakan bagi Anda seperti perlindungan alam, proses pembuatan kompos, teknik menanam dan perawatan tanaman organik sebelum dan sesudah hasil panen, cara membuat produk jamu atau herbal untuk perawatan kesehatan keluarga, dan juga pelatihan perawatan kesehatan dan kecantikan dengan menggunakan bahan-bahan alami.

Alamat Kampung Djamoe Organik (KaDO) Martha Tilaar

Jl. Raya Cibarusah, EJIP Pintu II, Cikarang Selatan, Bekasi

Telepon: 021-70110076, 91828384

 

Aditya Eka Prawira

Bahagia itu sederhana. Mending beri saya 10 helai baju untuk dicuci ketimbang 1 helai baju untuk disetrika :)

More from this author

15 comments

  1. keren ih Dit KaDOnya. terbuka cuman buat undangan ya keknya..

  2. gpplah Dit ya jadi yg ganteng sendiri…, keren nih…baru tau tentang tempat ini, trims sharenya

  3. Dulu sekali saya rajin minum serbuk Jati Belanda, bener bisa nurunin berat badan, tapi minumnya penuh siksaan karena pahit dan jamunya kental sekali. Enek! :(.

  4. Tertarik sekali dengan daun kentutan? sudah lama hidup di pedesaan namun belum pernah melihat rupa tanamannya 🙂

  5. mestinya ada fotomu dikelilingi cewek2 rombongan yang lain.. :mrgreen:

  6. ah iya, Martha Tilaar itu jamu juga ya.. selama ini keingetnya nama itu kosmetik mulu.. 😛

  7. Di Semarang belum ada, adane Taman Djamoe, punyanya Nyonya Meneer…

  8. Dit, foto kupu2nya bagus banget! Gimana motonya? Btw apakah tempat ini cocok utk dikunjungi anak-anak?

    1. Fotonya biasa saja, Kak. Soalnya, memang kupu-kupunya diem. Jadi memotonya gampang 😆

      Bisa kok, Kak. Banyak anak-anak sekolah international yang sering berkunjung ke KaDO

  9. Keren ya tempatnya. kayak taman gitu 😀

  10. sama sekali baru liat aku tempat pembuatan kosmetik marta tilaar..!! ternyata bagus juga.

  11. aku salah komen deh tadi tapi gx apa2 lah walau ada rasa malu dikit.. hehe

  12. Catatan ini telah ditulis dalam Cikarang dan di-tag dengan jamu , kampung jamu , martha tilaar , medicinal aromatics and cosmetics , pembuatan kompos , tanaman obat , tanaman organik . Penunjuk permalink .

  13. Awal bulan november,rencana ibu pkk ngadain acara arisan dikampung jamu,kira”kalo aku bawa baby&kakak jalan” didalemnya jauh dan panas gak yahhhh….?tqu

    1. Adem banget kok, Mbak 🙂

Tinggalkan Balasan