Berkah Ramadhan

16:40 WIB

at my room

Backsound : Vitamin C – Graduation (Friends Forever)

Lemes, gemeter, jantung aerobic, tangan keringet dingin, pokoknya semua tercampur menjadi satu hari ini di dalam Audiotorium Kampus Kenari Universitas Gunadarma. Karena di dalam Auditotorium itu akan diumumkan siapa saja mahasiswa yang dinyatakan LULUS dari sidang sarjana pagi tadi. Fiuhhhh.. rasanya ingin pingsan ketika tahu nama-nama yang dipanggil ke Audiotorium adalah mahasiswa yang dinyatakan LULUS.

“Alhamdulillah ya Allah , KAU dengar dan KAU kabulkan doa-doa kami para mahasiswa yang menjalankan sidang hari ini” ucap gue dalam hati.

LEGA, itu yang gue rasakan hari ini. Akhirnya setelah sempat tertunda sidang karena kesibukan (lebih tepatnya menyibukkan diri), hari ini di puasa hari ke-6 gue bisa menyelesaikannya dengan baik. Pertama sempat panik, karena waktu diruang sidang ada 1 mata kuliah yang kurang greget menurut gue jawabannya. Sempet takut malah. Tapi ya itu tadi, optimis dan tetap optimis dan tidak lupa memohon ridho-Nya, rasa takut dan gelisah itu perlahan hilang. Tapi hilangnya ga lama, begitu disuruh ngumpul di lantai 1, rasa yang tadi sempet hilang nongol kembali. Errrrr… gue paling ga bisa ngeliat segerombolan orang yang panikan, jadinya gue ikutan panik lagi. Di tambah lagi, untuk angkatan gue, yang sidang hari ini cuma 3 orang, gue bersama 2 orang temen gue.

Tapi bener ya, panik itu akan hilang ketika Ibu kita nelpon untuk memberi support. Ibu gue ga henti-hentinya neleponin gue untuk bilang:

“abang optimis, jangan panik.. Yakinin diri abang kalau abang LULUS” begitu kata ibu.

Doa gue cuma 1 ke Allah pas saat gue akan sidang :

“Ya Allah.. Izinkanlah Hamba membalas semua jerih payah, keringat, rasa capek, rasa kasih dan rasa sayang orang tua Hamba yang sudah menghidupi dan membiayi Hamba sampai hamba semester sekarang ini..”

Dan alhamdulillah doa gue TERKABUL. Dan alhamdulillah, gue mendapatkan berkah Ramadhan. Insya Allah gue ga akan pernah mengingkari janji gue ke DIA. Selain kepada Allah SWT, orang tua, adek dan saudara-saudara gue. Gue mau ngucapin terimakasih banyak ke orang-orang yang sudah men-support gue. Shindy, Diah, Agnatika, Bondacaksono, anak-anak gembel, anak-anak Kemon’s. Dan juga team WhatsApp, sess Astie, bang Roby dan artis tumblr, Kuntawiaji. Thanks berat ya. Selain itu buat seluruh teman-teman yang tidak bisa gue sebutkan satu persatu. Pokoknya, TERIMAKASIH BANYAK ya 🙂

Aditya Eka Prawira

Bahagia itu sederhana. Mending beri saya 10 helai baju untuk dicuci ketimbang 1 helai baju untuk disetrika :)

More from this author

Tinggalkan Balasan