kue bawang camilan khas medan

Mencoba Peruntungan Berbisnis Kue Bawang, Order, Dong!

Sebulan ini saya sedang giat berjualan camilan sehat. Makanan ringan yang saya jual berupa kue bawang dan cheese stick. Kue di sini jangan digambarkan seperti kue nastar atau putri salju, karena kudapan ini lebih pantas disebut keripik.

Saya rasa tidak banyak orang tahu mengenai kue bawang selain orang Medan. Di kota kelahiran saya, kue bawang adalah makanan wajib yang harus ada di saat Hari Raya. Saya biasanya menyantap kue bawang ini bersama kuah santan dan tauco, sisa dari seporsi lontong Medan.

kue bawang
Tas Fitnes Warna Abu-abu itu Satu Bulan Terakhir Berubah Fungsi Menjadi Tempat Membawa Kue Bawang Dagangan

Berjualan kue bawang saya lakoni guna membantu memasarkan usaha kepunyaan sepupu. Usaha ini semula dijalani oleh sang mama, yang kemudian ia kembangkan sendiri setelah pindah ke Jakarta, menjajal peruntungan di Ibu Kota. Ia sendiri yang berbelanja bahan dasar, menakar setiap bahan dan bumbu, dan menentukan tingkat kematangan saat menggoreng keseluruhan bahan sampai menjadi kue bawang. Nanti akan saya ceritakan rahasia di balik dapurnya.

Saya sebut camilan sehat karena kue bawang ini tidak asin sama sekali. Mungkin tante dan sepupu saya ingin menjadi agen perubahan, yang ikut menyukseskan program pemerintah untuk menjauhkan masyarakat Indonesia dari ancaman hipertensi, penyumbatan pembuluh darah, dan segala macam penyakit akibat dari ketidakmampuan kerja ginjal.

kue bawang khas medan
Setiap Hari Kurang Lebih Membawa 10 sampai 15 Kantong Plastik Berisi Kue Bawang

Saya berani jamin besaran kalori dari sekantong kue bawang yang saya jual ini tidak bikin kamu merasa bersalah. Kecuali, jika kamu makan lebih dari satu kantong plastik. Kalau seperti itu bukan lagi tanggung jawab saya.

Saya bisa maklum jika orang-orang sampai ketagihan. Habis, bentuk dari kue bawang  ini tipis dengan tekstur yang renyah, ditambah pula bahan dasarnya adalah bawang. Sudah bisa dipastikan gurih dan juga enak.

Dikarenakan pengalaman saya setiap kali makan kue bawang ini sulit berhenti, saya beranikan berjualan camilan ini ke teman-teman di kantor atau siapa saja yang tertarik.

Sejauh ini barang dagangan yang saya bawa ke kantor selalu ludes. Teman-teman bilang rasa kue bawangnya enak. Mereka ketagihan karena enggak bikin seret di tenggorokan, juga enggak bikin kantong bolong.

Kue bawang bisa dipesan nanti dikirim pakai Go-Send

Sejauh ini, pembeli dari camilan yang saya bandrol dari kisaran harga Rp15.000 (kantong kecil) sampai Rp30.000 (kantong besar) adalah teman-teman kantor dan teman-teman dekat.

Belum berani buka pre order, mengingat sepupu saya masih harus pulang pergi Jakarta-Medan untuk menyelesaikan satu urusan. Paling saya jual dengan cara mempromosikan kue bawang ini lewat fitur InstaStory.

Kalau untuk pemesan di luar kantor, biasanya akan saya antar sendiri atau paling sering sih menggunakan Go-Send. Biasa saya antar sendiri jika secara kebetulan searah dengan tempat yang akan saya tuju. Jika tidak, pesanan akan dikirim lewat salah satu layanan milik Gojek ini.

kue bawang dari medan
Begini Wujud Kue Bawang yang Saya Jual

Harus saya akui, biarpun layanan Go-Ride dari Gojek belakangan ini super bapuk, tapi layanan lain seperti Go-Send maupun Go-Food masih saya butuhkan. Belum ada layanan serupa di tempat lain yang sebaik kepunyaan Gojek ini.

Saya cukup sering menggunakan layanan Go-Send ini. Jauh sebelum kue bawang, saya pernah menjual lupis ke teman-teman di beda kantor. Abang si penerima barang membawa dagangan saya dengan baik, patuh sama arahan saya, sehingga lupis yang sudah tertata rapi tidak berantakan begitu dibuka oleh pembelinya.

Pun dengan kue bawang ini. Selalu saya tekankan ke abangnya bahwa dagangan saya jangan sampai remuk, karena akan merugikan pemesannya. Beruntung semua itu mereka kerjakan dengan benar.

Suatu hari si Kawan pernah ketinggalan dompet saat lagi makan siang dengan saya. Berhubung pada sore hari itu tidak memungkinkan untuk saya antarkan ke kantornya, saya tanya apakah aman jika barang tersebut saya antarkan pakai Go-Send.

Saya memang pernah mendengar cerita-cerita tidak mengenakkan tentang tindak penipuan yang dilakukan Gojek lewat salah satu layannya. Namun, saya selalu percaya bahwa hanya orang-orang yang tidak mampu bersyukur saja yang dengan tega melakukan hal tersebut.

kue bawang enak
Beberapa Teman yang Berbeda Kantor Biasanya Kue Bawang Pesanannya Saya Kirimkan Pakai Go-Send. Insha Allah, Sampai di Tangan Pemesan Dalam Keadaan Aman

Di satu sisi saya juga cukup sering mendengar sejumlah cerita dari netizen yang tidak merasa khawatir setiap kali mengirimkan barang-barang penting, kayak dompet. Maka itu, dompet si Kawan, tanpa harus saya bungkus-bungkus, saya kirimkan pakai Go-Send.

Hal itu yang membuat saya masih percaya sama Gojek untuk menyelamatkan hidup saya. Dalam hal ini usaha kecil-kecilan yang sedang saya rintis. Dari informasi yang saya dapat, Go-Send bakal mengkover hingga Rp10.000.000 kalau misalkan ada barang yang hilang maupun rusak.

Barangkali kamu berminat mencoba kue bawang usaha saya ini, manga hubungi saya agar segera saya kirimkan.

Aditya Eka Prawira

Bahagia itu sederhana. Mending beri saya 10 helai baju untuk dicuci ketimbang 1 helai baju untuk disetrika :)

More from this author

4 comments

  1. Aku langsung pesen dong via Go-Send abis baca postingan ini :))))

    1. bagaimana rasanya, kak?

  2. kok jadi pengen nyoba yaaahh, nanti deh tunggu balik Jkt dulu 😀

  3. Waah kue bawang, kue yang wajib ada saat lebaran. Jadi kangen kue bawang ibu ku, pas banget memang di makan bareng lontong aku juga suka nyemplungin kue bawang ke dalam lontong, bikin nagih. Aku mau pesan doong.

Tinggalkan Balasan