Martha, Kau Membuatku Minder

Kegiatan yang paling menyenangkan ketika nge-blog adalah jalan-jalan ke blog orang lain. Atau istilah kerennya blogwalking.

Terkadang, dengan melakukan blogwalking, yang tadinya tidak ada ide mau menulis apa, mendadak muncul gitu saja. Tiba-tiba ide itu menari striptis di kepala saya. Ditambah lagi, blogwalking itu menambah pengetahuan baru yang kita dapat dari postingan si empunya blog.

Sebagai blogger yang merasa dirinya masih perlu banyak belajar lagi, terkadang rasa minder mendadak menyergap sehabis membaca postingan teman-teman lainnya.

Kadang keluar kalimat seperti ini kalau habis membaca postingan yang keren-keren dari teman-teman blogger lainnya ..

“Gila ya, cara dia menulis bagus banget.. Kata per kata disusun dengan sangat baik”

“Wooowww.. Cara dia me-review keren, euy”

Padahal, umur si empunya blog beda tipis dari saya. Kalau tidak seumuran, ya, tuaan dikitlah :p

Bagaimana dengan usianya yang dibawah saya, ya?

Nah, ini nih, kejadian seperti ini saya dapati pagi tadi.

Jadi, ceritanya tadi pagi saya sedang membaca satu artikel di salah satu portal berita on line. Ada satu artikel yang membuat saya minder abis-abisan.

Judulnya saja, sudah membuat saya jiper

“Martha, Food Blogger Cilik Punya 40ribu Pengunjung Sehari”

Martha? Food blogger cilik? CILIK?? 40 ribu seharis? Sadis, cuy!

Menurut situs tersebut, Martha ini gadis cilik berusia 9 tahun yang belakangan ini menjadi sorotan karena isi blognya yang senantiasa membahas menu makan siangnya di sekolah.

Karena saya orangnya rada kepo, saya langsung aja mencari blog si Martha ini.

Blognya bertajuk “NeverSecond”

Dan, ternyata benar, isi blognya adalah menu makan siang dia semua.

Cara penyampaiannya pun simple. Khas anak-anak. Saya aja yang suka menulis tentang makanan yang saya makan, tak sebagus cara dia me-review menu makan siangnya.

Berikut saya lampirkan satu postingan yang ada di blognya..

Monday, 21 May 2012

Today was an orange day! After my teacher did the register this morning he read out the menu choices and we all had to choose. I was given my orange wristband at lunchtime after I had washed my hands. This means I had ordered lamb meatballs and I think the system is so that no one can change their mind. I think the wristbands are a good idea because it was annoying when the food ran out.

The meatballs tasted like meatballs, not lamb, if you know what I mean! I can’t remember what the gravy tasted like but it was good mixed with the mash potato. We’ve not had these yoghurts before but the toffee flavour was lovely even though it tasted of oranges. Told you it was an orange day!

Food-o-meter- 8/10
Mouthfuls- 30, I cut the meatballs in half
Courses- main/dessert
Health Rating- 6/10
Price- £2
Pieces of hair- 0
Wristband- Orange

Not everyone has school dinners and a lot of children bring packed lunches. This packed lunch has been sent in by 6yr old Lily’s mum and it’s all home made including the bread for the sandwich! I like the look of banana muffin and all the fruit and its all in a really clever looking box.

I wonder what colour wristband I’ll wear tomorrow. I hope you noticed the new category!

VEG

Baca saja tulisannya.. simple, ‘kan? Ga pake basa-basi, langsung kepada inti.

Wajar rasanya Jamie Oliver mengagumi sosok gadis cilik yang sempat bertengger di Trending Topic World Wide ini.

Sepertinya saya harus mengontaknya, dan memintanya untuk membagi ilmu menulisnya itu 😀

 

 

Aditya Eka Prawira

Bahagia itu sederhana. Mending beri saya 10 helai baju untuk dicuci ketimbang 1 helai baju untuk disetrika :)

More from this author

21 comments

  1. memang ketulusan seorang anak kecil tidak dapat dipungkiri… pantas dia mendapat presetasi sehebat itu…

    1. Iya, mas. Asik, ya.. Kalau bisa menulis seperti anak itu.

  2. 9tahun Dit??? *nengok blog sendiri*
    tulisannya bagus ihhh *mendadak minder*

    1. Iya, 9 tahun.
      Dulu gw 9 tahun masih nulis diare kertas wangi-wangian

  3. oalah ini to??? kemarin sempet denger beritanya, tapi belum sempet ngeklik.
    habis diberitakan kayak gini, mungkin trafficnya bakal 1juta viewers per hari :)
    salut buat dek Martha…tante senang mendengarnya, hehe

  4. baru 11 postingan ndaaaa,
    pertambahan pageviewsnya beberapa kali jauh lebih cepat dari detikan jam…
    klo gak ngelibatin orang terkenal, dan ngandalin SEO, haaaa…. matilah kau….

    1. saya sih yakin trafic itu bertambah bukan karena pengaruh SEO. Melainkan memang ketulusan anak itu sendiri

  5. unfortunatelly,blog luar.saya gak paham bahasa inggris..hhee

  6. Kereeen!
    Daku juga jadi ikutan minder -_-

    1. ah, mbak EKa bisa saja. Situ juga bagus, kok

  7. kalau anak2 di negeri kita ckup dibekali “uang jajan” nya jadi emaknya tidak repot masak 😀

  8. Padahal blognya bikinnya bareng denganku lho itu :(

    1. Iya, ya? Wah, kamu diselak sama dia 😆

  9. waw,benar yang kamu ulas bro Aditoo,blog si Martha ini luar biasa cara mengulas isi kontennya. Saya juga salut dengan kepedulian sosial si Marta,dia bergabung dgn Mary’s Meal yang menggalang dana buat anak-anak Liberia.. Two Thumbs buat Martha dan Aditoo yang telah merekomendasikan blognya Martha

    1. Makasih, Mas.Semoga dengan adanya Martha, membuat anak-anak sekarang mau menulis seperti dia, ya

  10. nah lho dit, kalah ama martha padahal sama-sama suka makan #eh.. hahahhaha :p

    tapi bener kok, BW itu secara tidak langsung bisa memotivasi kita juga untuk terus belajar memberikan sebuah postingan yang baik.. terutama dalam segi bahasa dan isi postingan..

    1. iya, nigh. aku sebagai lelaki tukang makan, harus belajar banyak dari dia

Leave a Reply