11-11-11

Tidak berasa, hari ini sudah memasuki 11 November 2011. 11-11-11. Terhitung pukul 00.00 WIB, beberapa orang yang ada di list contact BB saya, pun, memasang status yang bisa dibilang, sama. ’11-11-11 keren’ ‘11111 semoga hari ini jauh lebih baik daripada hari biasanya’ dan lain-lain. Tidak hanya itu, beberapa hari yang lalu, pun, di televisi khususnya acara infotainment, banyak menampilkan berita yang bisa di bilang “BERITA BAHAGIA” dari para pelakon di Indonesia. Yang paling membetot perhatian adalah beritanya Ustad “S”. Seketika itu juga, rasa kagum saya terhadap dia hilang seketika.

Buat saya, apa menariknya coba, angka doang kok diributin. Jadian, lamaran, nikah, lahiran, itu mah biasa. Kecuali, kalau misalnya ada yang blak-blak-an dengan PD mengatakan “eh eh, gue entar wafat tanggal 11-11-11, lho.. Kalian datang ya ke pemakaman gue. Awas lho kalau ga datang, gue gentayangin”. Hahaha. Maaf, bercanda.

Ada juga yang bilang, perpaduan angka seperti itu, beberapa tahun lalu justru banyak menimbulkan hal-hal aneh. Contohnya saja yang saya kutip dari beberapa blog.

  1. Di antara banyak arti tersebut, beberapa orang percaya bahwa tanggal kalendar berkaitan dengan kiamat versi suku Maya.
  2. Beberapa orang juga mengatakan bahwa tanggal kalendar hari ini akan mengantarkan manusia ke era keagamaan terbaru.
  3. Analisis fengsui menyebut bahwa pada tanggal tersebut, elemen Bumi berupa api Yang dan elemen langit berupa logam Yang. Karena elemen api dan logam saling merusak, maka hari itu dianggap hari yang tidak baik, terutama untuk menikah.

Anda boleh percaya, boleh juga tidak. Lebih baiknya, sih, percaya sama Tuhan. Kalau buat saya pribadi, saya mendoakan Indonesia mendapatkan banyak EMAS di ajang SEA GAMES. Kan hari ini pembukaannya. Aminnn.

Sudahlah, saya kembali mengerjakan slide yang harus di selesaikan dan besok harus dipresentasikan 🙂

SUMBER :

http://teknologi.inilah.com/read/detail/1795454/111111-penanda-kiamat-versi-suku-maya

http://sains.kompas.com/read/2011/11/11/10553019/Tanggal.11-11-11.Bisa.Disebut.Palindrom

 

 

Aditya Eka Prawira

Bahagia itu sederhana. Mending beri saya 10 helai baju untuk dicuci ketimbang 1 helai baju untuk disetrika :)

More from this author

1 comment

  1. Thanks God, entah apa karena 11-11-11 atau krn byk org gunakan pawang hujan utk hajatan? heheheh .. jadi ceritanya pagi ini cuaca di desa tempat tinggalku ini (Bad Rappenau), sang mentari bersinar cerahhh bangett, hari2 sebelum2nya dingin bangettt 5 derajat C. Jadi bisa jemur cucian 😀

Tinggalkan Balasan